10 Pemenang Sayembara Desain Rumah Wisata ndonesia

 

Menteri    Pariwisata (Menpar)    Arief Yahya    memberikan penghargaan kepada  para  pemenang ‘ Sayembara  Desain  Rumah  Wisata  (Homestay) Nusantara 2016’ di kantor Kementerian Pariwisata.

Kegiatan    sayembara    yang disenggarakan oleh PT Propan Raya yang didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)  ini untuk membantu program pembangunan 100.000 homestay di  10  destinasi    prioritas   yang  akan  dimulai  pada 2017 dan dalam  upaya mewujudkan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman)  tahun 2019.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, kegiatan sayembara ini sangat penting dalam upaya mengembalikan arsitektural tradisional yang khas, dan saat ini sudah banyak yang hilang. Padahal karakter lokal tersebut akan membuat suatu kawasan memiliki identitas budaya, yang akan menjadi atraksi tersendiri untuk memperkuat destinasi wisata.

“Desain homestay yang memiliki karakter lokal untuk memperkuat idestitas budaya masyarakat di sekitar destinasi wisata ini belum lama ini saya presentasikan di markas UN-WTO. Badan Pariwisata Dunia memberi perhatian serius terhadap upaya pelestarian kearifan lokal dalam mengembangkan pariwisata,” kata Arief Yahya.

Sayembara dengan hadiah total Rp 1 miliar ini mendapat respon yang luar biasa. Menurut Ketua Pokja Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kementerian Pariwisata RI, sekaligus ketua Panitia Sayembara, Hiramsyah Sambudhy Thaib, “Antusias para desainer, arsitek, ahli gambar bentuk rumah dalam sayembara Desain Arsitektur Nusantara untuk rumah wisata (Homestay) benar-benar luar biasa. Sepanjang sejarah sayembara arsitektur di Indonesia, inilah yang terbanyak pesertanya,” ujar Hiramsyah.

PT Propan Raya sejak tahun 2013 secara konsisten mengadakan sayembara desain arsitektur nusantara bekerjasama dengan pemerintah serta mendukung pengembangan kota kota kreatif di Indonesia.

 

Menurut Hendra Adidarma selaku owner PT Propan Raya, Indonesia sangat kaya akan arsitektur tradisional yang beraneka ragam dan unik dari berbagai daerah di penjuru Nusantara yang mencerminkan kearifan budaya lokal dan beradaptasi dengan alam atau ramah lingkungan.

“Warisan budaya dan teknologi yang sudah ada tersebut, apabila dikembangkan dengan inovasi dan ide kreatif dapat melahirkan suatu karya arsitektur yang mengangkat bangsa Indonesia ke tingkat dunia,” tambahnya.

Para Pemenang Utama Sayembara Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara

  1. Danau Toba, Sumatera Utara. Judul Karya:Jabu Na Ture dari Instansi : CV. Realline Studio.

2.Tanjung Kelayang, Bangka Belitung. Judul Karya: Thin House dari Instansi: ALVASARA

  1. Tanjung Lesung, Banten Judul Karya: New Gateway to adventure in the west edge of java dari Instansi: Arsitek
  2. Kepulauan Seribu & Kota Tua, Jakarta. Judul Karya: Titik Temu dari Instansi: Profesional
  3. Borobudur, Jawa Tengah. Judul Karya: Gnomon Urip dari Instansi: Profesional
  4. Bromo, Tengger, Semeru, Jawa Timur. Judul Karya: Dusun Guyub Bromo dari Instansi: PT. Grahacipta Hadiprana
  5. Mandalika, Lombok, NTB Judul karya: Rumah Separo Mandalika dari Instansi: Universitas Mercu Buana
  6. Labuan Bajo Flores, NTT. Judul Karya: Naung Kampung Papagaran

dari Instansi: Blur Architect and Design Studio

  1. Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Judul Karya: Roma Boe dari Instansi: Profesional
  2. Morotai, Maluku. Judul Karya: Rumah (ku) a Home (to) Stay dari Instansi: Studio Tanpa Batas

Foto : A Hakim

 

 

 

LEAVE A REPLY