3 Hal Penting Saat Menggantung Tanaman di Rumah

Bosan menata taman hanya dengan pot-pot dalam rak? Atau pot-pot yang diletakkan di pinggir teras? Cobalah desain pot tersebut secara berbeda, dengan menggantung misalnya. Bila cara ini belum dicoba, taman akan mendapat pemandangan dan kesan baru yang menyegarkan. Fasad rumah juga akan semakin semarak karena kehadiran pot dengan bermacam tanaman tersebut. Sebab, menggantung pot tanaman tidak hanya dapat dilakukan di taman, teras atau pinggiran depan rumah juga merupakan tempat yang menarik.

Sebelum mulai memindahkan tanaman yang telah ada atau menanam tumbuhan baru di dalam pot, ada baiknya perhatikan segala hal yang berkaitan dengannya. Tujuannya, agar pot dapat menjadi “rumah” yang baik sekaligus penghias bagi taman dan rumah. Yang terpenting, tanaman tetap dapat tumbuh tanpa ada banyak gangguan. Ingin segera mencoba? Ini dia.

Perhatikan Material

Pot atau keranjang untuk tanaman dapat berasal dari banyak material, seperti kayu, kawat, atau yang berbentuk anyaman. Kini, pot-pot gantung tersebut juga dikreasikan dari banyak barang bekas, seperti botol, kaleng, amartur lampu, atau bahkan ember. Semua material dan barang bekas tersebut bisa digunakan, hanya pertimbangkan pula sistem perakaran tumbuhan yang nanti akan ditanam. Tanaman dengan akar besar membutuhkan pot yang luas disertai kedalaman.

Selain itu, perhatikan pula material yang digunakan untuk menggantung pot. Pastikan bahan tersebut kuat dan cantelan atau paku pun cukup kokoh menahan beban. Perlu diingat, bahwa tanaman akan lebih berat dalam keadaan basah atau setelah disiram dibandingkan saat media tanamnya kering. Oleh sebab itu, perhitungkan dengan baik bahwa material gantungan dan cantelannya sanggup menggantung tanaman sekalipun dalam keadaan basah.

heylucy

Pilih Tumbuhan

Tumbuhan yang dipilih dapat tanaman favorit Anda atau tumbuhan dengan bunga-bunga berwarna cantik. Selain itu, salah satu keindahan menggantung tanaman ialah pemandangan daun atau bunganya yang tumbuh menjuntai ke bawah. Tumbuhan seperti krokot (Portulaca oleracea) dan thunbergia (Thunbergia gradiflora) dapat dijadikan pilihan bila Anda berminat menghadirkan tampilan seperti itu di rumah atau taman.

Tanam Tumbuhan

Siapkan segala keperluan termasuk pot dan tumbuhan, kemudian tentukan tempat. Setelahnya, Anda dapat memulai untuk menanam tumbuhan di pot yang baru! Anda dapat menggunakan media tanam moss untuk dibagian bawah pot sebelum memasukkan tanah dan tumbuhan. Moss tersebut dapat menahan tanah dan tanaman sekaligus menyediakan drainase yang baik bagi tumbuhan. Namun, terlebih dahulu rendam moss dalam air, tiriskan, lalu rendam lagi sebentar dengan fungisida.

Bila pot berbahan kawat, Anda dapat memeriksa kelembapan media tanam cukup dengan menyentuhnya dari bagian bawah pot. Jika tidak bisa dari bagian bawah, periksa kelembapannya dari bagian atas tanah. Jaga kelembapan tanaman dengan menyiramnya saat media tanam mulai kering.

Foto 1: foodartandthebanjo

1 COMMENT

LEAVE A REPLY