4 Tips Bekerja Sama dengan Agen Properti

Sumber: stmagency.com
Sumber: stmagency.com

Menggunakan jasa agen properti memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak semua orang merasa diuntungkan dalam bekerja sama dengan agen properti. Namun, tidak semuanya pula merasa dirugikan.

Jika Anda ingin menghindari kerugian-kerugian yang mungkin terjadi, ada yang harus Anda perhatikan. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum bekerja sama dengan agen properti.

Pastikan Hak dan Kewajiban

Broker, pada umumnya, akan menangani semua iklan, kunjungan calon pembeli, negoisasi, dan segala biaya dalam memasarkan rumah Anda. Hal ini harus jelas dari awal agar tidak ada biaya tambahan nantinya. Komisi yang Anda bayarkan kepada agen adalah komisi bersih tanpa ada tambahan biaya yang lain.

Jika ternyata Anda akan dikenakan biaya tambahan selain komisi, konfirmasi kembali ke agen tersebut. Jangan sungkan pula untuk bertanya jika ada pasal-pasal yang Anda anggap tidak jelas.

Pilih yang Kredibel

Broker atau agen properti memiliki asosiasi profesi. Salah satunya adalah Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI). Bertanya tentang keanggotaannya pada asosiasi profesi dapat membantu Anda menentukan apakah agen tersebut dapat dipercaya atau tidak.

Cara lain untuk memilih adalah dengan menggunakan rekomendasi dari orang-orang di sekitar Anda.

Kejelasan Komisi

Besar komisi yang akan diterima oleh broker haruslah jelas pada kontrak kerja sama. Selain besaran komisi, perhatikan pula siapa yang menanggung pajak dari penjualan properti tersebut. Termasuk pajak penghasilan (PPh) dari komisi yang diterima oleh broker.

Dokumen Tetap Pada Anda

Dalam menjual rumah tentu membutuhkan sertifikat dan surat-surat lainnya. Walaupun broker tersebut membantu Anda menjual, jangan pernah berikan dokumen asli padanya. Hal ini untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan pada dokumen tersebut.

Anda cukup memberikan salinan atau hasil fotokopi kepada broker. Jika perlu, berikan cap atau tanda yang menyatakan dokumen tersebut bukan dokumen asli. Usahakan agar dokumen tersebut tidak dapat dipalsukan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY