5 Cara Agar Kamar Tidur Lebih Sehat

5 Cara Agar Kamar Tidur Lebih Sehat

Bagaimana tidur Anda semalam? Apakah nyenyak? Atau justru merasa lelah dan pegal-pegal saat terbangun? Jika iya, barangkali sudah saatnya untuk memeriksa keadaan kamar tidur di rumah. Karena bisa jadi, tempat tidur dan bagian-bagian dalam kamar penyebabnya. Bukan tidak mungkin, bukan? Terlebih di kamarlah Anda habiskan waktu untuk beristirahat. Tidak ada salahnya untuk memastikan dari hal-hal kecil di kamar seperti yang dikutip dari about berikut ini.

5 Cara Agar Kamar Tidur Lebih Sehat

Bantal

Semua benda yang telah lama dipakai tanpa dibersihkan akan meninggalkan banyak kuman. Begitu pun dengan bantal tidur. Bantal idealnya dicuci satu bulan atau setidaknya setiap enam bulan sekali. Jika tidak, bantal akan dipenuhi dengan bakteri, jamur, dan debu yang akhirnya bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit. Bantal tersebut harus diganti setidaknya satu tahun sekali bila tidak bisa dicuci. Bantal yang sudah kehilangan bentuk dan mengempis juga harus diganti. Beberapa tandanya ialah bila bantal tidak kembali ke bentuk semula setelah dilipat atau terdapat lekukan kepala di bantal foam yang digunakan. Selain itu, jangan lupa untuk mengganti sarung bantal dalam beberapa hari untuk menjaga kebersihannya.

Kasur

Seperti benda lain, kasur juga harus dibersihkan secara rutin. Karena jika tidak, berbagai kuman, kult yang terkelupas, debu, gas, atau debu bisa bersarang. Berbagai permasalahan kesehatan juga bisa muncul karena kasur yang sudah menua. Karena itu, pertimbangkan untuk mengganti kasur jika sudah mulai mengempis atau sudah tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Setidaknya dalam lima atau sepuluh tahun, kasur harus diganti untuk kenyamanan dan kualitas tidur yang baik.

5 Cara Agar Kamar Tidur Lebih Sehat

Jendela

Bila di kamar tidur terdapat jendela, jangan biarkan jendela selalu dalam keadaaan tertutup. Sirkulasi udara yang buruk jelas tidak akan berdampaak baik bagi kesehatan. Di jendela tersebut bisa tersimpan banyak polusi, debu dari banyak benda, seperti karpet, furnitur, juga zat-zat kimiawi dari hairspray, deodorant, atau cat. Karena itu, jika udara serta cuaca bagus, bukalah jendela dan biarkan udara segar membersihkan ruangan.

Karpet

Karpet dapat menjadi elemen interior yang cantik. Namun, bila tidak dibersihkan secara rutin juga bisa menjadi sarang penyakit. Debu, kotoran, dan bahkan kutu binatang peliharaan bisa berkumpul di sana. Oleh sebab itu, setidaknya hisap debu pada karpet dengan vacuum cleaner setiap minggu dan bersihkan secara keseluruhan satu bulan sekali. Jika terdapat alergi, akan lebih baik bila kamar tidak menggunakan karpet.

Produk Pembersih

Seperti halnya dengan cat, pilihlah produk pembersih yang aman untuk kesehatan. Misalnya, hindari pemakaian produk yang wanginya bisa membuat kepala pusing. Selain itu, cobalah bahan-bahan alami, seperti baking soda dan cuka untuk membersihkan ruangan atau benda-benda di dalamnya.

Foto: Tri Rizeki Darusman

LEAVE A REPLY