5 Cara Menjaga Kualitas Udara Di Dalam Rumah

Kualitas udara di dalam rumah memiliki pengaruh yang besar terhadap kondisi kesehatan pemiliknya. Buruknya kualitas udara dapat menyebabkan munculnya penyakit seperti alergi atau gangguan pernapasan. Oleh sebab itulah sangat penting untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah.

Dikatakan berkualitas apabila udara mengandung banyak oksigen dan bebas polutan. Itulah sebabnya, daerah-daerah alami seperti pegunungan masih menyimpan udara bersih yang berkualitas karena jauh dari sumber polusi dan masih banyak pepohonan. Lalu, bagaimana dengan udara di lingkungan seputar rumah tinggal masyarakat di perkotaan?

Ukuran rumah semakin lama semakin kecil dan tidak menyisakan ruang terbuka yang memadai sehingga udara terasa panas. Solusi jangka pendek yang biasa dilakukan masyarakat perkotaan yaitu dengan menggunakan AC agar terasa lebih nyaman ketika beraktivitas di dalam rumah. Namun, berada di dalam ruangan ber-AC secara terus-menerus juga tidak sehat karena udara di dalam ruang terputar terus-menerus, termasuk kuman dan jamur yang dikandungnya. Akibatnya, badan terasa mudah lelah, pusing, dan pegal-pegal setiap bangun tidur.

Bagaimana menjaga dan menciptakan udara di dalam rumah tetap sehat dan berkualitas? Berikut ini paparan ringkas agar lingkungan rumah menjadi lingkungan yang sehat bagi keluarga.

Tips Udara Sehat dalam Rumah :

  • Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik. Dengan begitu, udara akan selalu berputar sehingga ruangan terasa lebih segar.
  • Bersihkanlah secara teratur perangkat AC, kulkas, dan air purifier.
  • Biarkan udara segar masuk ke dalam rumah, terutama di pagi hari. Bila perlu dorong udara di dalam menggunakan exhaust.
  • Beberapa alat pembersih kimia yang digunakan sehari-hari mengandung racun seperti pembersih lantai dan disinfectant. Pilihlah bahan yang mengandung detergen ramah lingkungan (sedikit mengandung busa). Bukalah pintu dan jendela pada saat menggunakannya agar udara tidak mengendap di dalamnya.
  • Bau yang dihasilkan oleh cat tembok dan bahan finishing lainnya yang baru sangat berbahaya karena mengandung debu dan zat timbal yang mengganggu pernapasan. Biarkanlah ruangan terbuka untuk rumah yang baru dicat. Jangan lupa teliti memilih material cat, gunakanlah cat yang tidak mengandung timbal.

 

Foto : Ifran Nurdin

LEAVE A REPLY