oleh

6 Inspirasi Desain Secondary Skin

Secondary skin didesain karena memiliki manfaat untuk bangunan. Seperti namanya yang bisa diartikan “kulit kedua”, secondary skin dapat berfungsi untuk melindungi fisik bangunan dari terpaan cuaca, seperti sinar matahari atau hujan. Selain itu, desainnya juga bisa meredam panas sinar matahari dan menciptakan bayangan sehingga bagian dalam rumah terasa lebih sejuk. Letaknya yang terkadang di depan jendela juga berguna untuk menghalangi pandangan luar ke dalam ruang.

Sementara untuk desain dan material yang digunakan sangat beragam, dari papan kayu, bambu, hingga logam. Oleh sebab itu pula, menghadirkan secondary skin tidak hanya karena fungsi, tetapi juga desain yang bisa mempercantik fasad bangunan. Dengan desain yang unik, fasad rumah bisa tampil lebih menarik. Seperti ditunjukkan oleh beberapa rumah berikut ini yang dapat menjadi inspirasi dalam mendesain secondary skin.

Secondary Skin dari Metal Sheet Bermotif

7 Inspirasi Desain Secondary Skin
Foto: Ahkamul Hakim

Metal yang digunakan pada rumah ini berupa melted steel, sementara motifnya didapat dengan teknik lasser cutting. Motif yang dipilih sendiri merupakan motif tradisional. Motif ini tentunya menjadi penting untuk tampilan secondary skin dan fasad secara keseluruhan. Tidak hanya fasad, bagian interior pun akan ikut terlihat menarik karena adanya bayangan yang mengikuti pola secondary skin.

Secondary Skin dari Susunan Kayu

7 Inspirasi Desain Secondary Skin
Foto: Tri Rizeki Darusman

Kayu pun cukup banyak digunakan untuk secondary skin. Seperti rumah ini, yang menggunakan sistem framing dan susunan (stacking). Material yang digunakan merupakan bilah kayu bengkirai yang memang dikenal tahan terhadap cuaca sehingga cocok untuk pemakaian outdoor.

Secondary Skin dari Kayu Bekas

7 Inspirasi Desain Secondary Skin
Foto: Ahkamul Hakim

Kayu yang dipakai merupakan kayu bekas bantalan rel kereta yang dipasang pada rangka baja. Papan kayu tersebut kemudian dipasangi engsel pivot sehingga mudah untuk dibuka dan ditutup. Kayu bekas sendiri dipilih karena daya tahannya yang kuat dan tidak memerlukan perawatan khusus.

Secondary Skin dari Bambu

7 Inspirasi Desain Secondary SkinFoto: Ifran Nurdin

Bambu dapat menjadi pilihan yang menarik untuk secondary skin. Seperti rumah ini, bambu yang membentuk secondary skin disusun miring vertikal dengan ketinggian yang bervariasi, membentuk pola yang disebut oleh arsitek sebagai representasi gunung. Sementara jenis bambu yang digunakan pada rumah keseluruhan ada dua, yakni bambu apus dan bambu cendani.

Secondary Skin Dibuat dari Batu Bata

7 Inspirasi Desain Secondary SkinFoto: Ifran Nurdin

Secondary skin pada bangunan yang difungsikan sebagai kantor ini menggunakan material batu bata dan baja. Sementara itu, ada pula bambu di bagian lain. Mengingat bangunan yang menghadap ke barat, kehadiran secondary skin semakin berguna untuk meredam panas matahari. Batu bata sendiri disusun zig-zag untuk menciptakan celah sehingga keseluruhan panas tidak masuk ke dalam ruangan.

Secondary Skin dari Papan Kayu

7 Inspirasi Desain Secondary Skin

Foto: Ahkamul Hakim

Secondary skin pada rumah ini salah satunya terletak di depan jendela kamar tidur sehingga dapat lebih memberi privasi. Materialnya merupakan papan kayu dan diletakkan secara berselang-seling untuk memberi celah agar sinar matahari dapat masuk sekaligus tidak membiarkannya masuk secara berlebihan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed