oleh

8 Poin Yang Harus Diperhatikan Saat Memasang Kloset Kamar Mandi

Secara umum, ada 2 jenis kloset yang beredar di pasaran, kloset duduk dan kloset jongkok. Berdasarkan fungsi kedua jenis kloset ini sebenarnya sama, yakni sebagai tempat untuk buang air. Hanya saja perbedaannya terletak pada kebiasaan masing-masing orang.

Kloset terbuat dari campuran tanah liat, pasir kuarsa, air dan bahan kimia lainnya yang diolah mulai dari tahap pengadukan adonan, pencetakan, pembakaran hingga finishing. Tahap akhir menjadi tahap yang penting agar permukaan kloset tidak berpori dan higienis.

Kloset terdiri dari dua bagian utama. Bagian pertama terdiri dari tangki air (tank trim) yang berisi alat-alat seperti keran tekan (flush valve) untuk membilas kotoran. Sedangkan bagian kedua adalah berupa mangkuk (bowl) untuk tempat duduk.

Setelah sekilas memahami tentang kloset, maka tahap berikutnya adalah proses pemasangan. Meskipun biasanya proses ini dilakukan oleh tukang atau ahli saniter, Anda juga perlu mengetahui prosesnya untuk meminimalisir kesalahan di kemudian hari. Berikut ini tips seputar pemasangan kloset di kamar mandi.

 

  1. Buatlah posisi septic tank sedekat mungkin dengan kloset agar memperkecil resiko terjadinya saluran mampet.
  2. Buatlah sistem pemipaan yang benar dengan menghindari jalur yang berbelok-belok. Pilihlah pipa yang berdiameter memadai.
  3. Cek pemasangan karet seal gasket yang benar dan seal level kloset tidak kurang dari 50 mm agar tidak merembes ataupun menimbulkan bau tak sedap.
  4. Perhatikan flushing system dan water consumption dari kloset yang Anda pilih.
  5. Pada kloset duduk, ada 2 jenis tombol flush yang tersedia, single flush (6 liter) atau dual flush (3 liter dan 6 liter). Untuk menghemat air, pilih kloset duduk dengan dual flush agar konsumsi air dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  6. Bila flushing atau pembilasan kloset tidak sempurna, biasanya disebabkan oleh tiga hal. Pertama kurangnya kapasitas air di dalam tangki, terjadi penyumbatan pada saluran pipa atau septic tank-nya sudah penuh.
  7. Bila air mengalir terus menerus ke dalam bowl, hal itu disebabkan karena flush valve yang tidak kencang atau inlet valve yang sudah tidak berfungsi.
  8. Terakhir, jangan lupa menyesuaikan model ataupun warna kloset dengan interior kamar mandi Anda agar desainnya terlihat harmonis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed