Apa Bedanya Hidroponik Dan Aquaponik?

hidroponikBagi Anda yang gemar bercocok tanam tentu sudah tak asing lagi mendengar istilah hidroponik ataupun aquaponik. Namun tahukah Anda dimana letak perbedaan kedua teknik ini?

Pada prinsipnya, hidroponik dan aquaponik memiliki sistem tanam yang serupa, yakni menanam tanpa tanah dan nutrisi diberikan melalui media air. Namun ada beberapa hal yang membedakan kedua teknik ini, diantaranya :

  • Jika pada hidroponik nutrisi diberikan secara terpisah melalui air, aquaponik menggabungkan sistem tersebut dengan sistem pemeliharaan ikan (aquaculture). Aquaponik memanfaatkan kotoran yang dikeluarkan oleh ikan untuk diurai dan diubah menjadi bakteri melalui proses nitrifikasi menjadi nutrisi untuk tanamannya.
  • Pada aquaponik ada 4 jenis spesies yang perlu dijaga kestabilannya, yakni tanaman, ikan, serta minimum 2 bakteri yang berbeda. Sedangkan hidroponik hanya perlu memperhatikan tanamannya saja.
  • Teknik hidroponik mampu mempercepat pertumbuhan tanaman dengan cara ‘memaksa’ nutrisi setinggi mungkin, sehingga hasilnya lebih optimal dalam waktu yang secepat-cepatnya.
  • Sterilisasi sangat diutamakan pada hidroponik. Segala sesuatunya, termasuk media tanam seperti hydroton disteril dahulu sebelum digunakan kembali. Namun lain halnya dengan aquaponik yang justru bergantung pada bakteri. Maka teknik hidroponik akan lebih mudah menanggulangi hama penyakit, karena hanya perlu memperhatikan tanamannya saja dibandingkan aquaponik yang perlu menjaga stabilitas 4 spesies.

Kesimpulannya, meskipun kedua teknik ini terlihat serupa, namun proses treatmentnya berbeda. Hidroponik hanya perlu menjaga stabilitas tanamannya saja agar tumbuh secara optimum. Sedangkan pada aquaponik ada beberapa spesies yang perlu diperhatikan agar pertumbuhannya seimbang. Apapun teknik yang Anda pilih, kedua teknik ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Foto : sdhydroponics & aquaponik-eigenbau

1 COMMENT

LEAVE A REPLY