Aquascape, Keindahan Taman Dalam Air

Ingin punya taman tapi lahan yang ada terbatas? Konsep taman berikut ini memungkinkan Anda untuk menikmati keindahan taman dengan cara yang berbeda. Adalah Aquascape atau konsep taman dalam air.

Sekilas konsep Aquascape yang mulai populer pada akhir tahun ’90-an di Jepang ini mirip dengan akuarium, tetapi mempunyai penekanan yang berbeda dalam hal perawatannya. Pada Aquascape fokus perawatan ditujukan pada tanaman di dalamnya sedangkan pada akuarium difokuskan pada perawatan ikan. Membuat aquascape pada prinsipnya sama dengan membuat konsep taman pada tanah yaitu dengan menggabungkan elemen softscape tanaman air yang dikomposisikan bersama dengan elemen hardscape dalam air seperti pasir, ranting, dan batu. Komponen lainnya yaitu ikan sebagai pelengkap kehidupan pada sebuah ekosistem air yang menarik.

Aquascape menggunakan media tanam pasir pantai bertekstur besar yang berfungsi untuk mengikat perakaran tanaman saja. Adapun kebutuhan hara makanan untuk tanaman diberikan dalam bentuk pupuk cair. Sistem ini menggunakan air tawar yang berasal dari air tanah, air PAM atau air hasil proses yang sifatnya tawar.

Adapun tanaman yang digunakan sebetulnya merupakan tanaman hias yang biasa kita tanam tetapi sudah mengalami adaptasi terhadap habitat dalam air. Tanaman tersebut mengalami perubahan tampilan seperti daun lebih kecil, lebih tipis dan halus, serta berwarna lebih pucat.

Lengkapi aquascape dengan ikan hias yang menyempurnakan ekosistem taman air. Pilihlah jenis ikan yang mudah merawatnya tetapi tidak mengganggu keberadaan tanaman. Misalnya, jenis ikan hias neon, yang tubuhnya terlihat eksotis dengan garis biru yang melintang di sepanjang tubuhnya yang transparan. Pilihlah jenis ikan yang tidak suka memakan dedaunan atau merusak pasir di bagian dasarnya.

Foto : Ahkamul Hakim

1 COMMENT

LEAVE A REPLY