Atap Jajaran Genjang untuk Rumah

atap jajaran genjang

Apakah atap rumah dalam gambar di atas menarik perhatian Anda? Bagaimana tidak, atap rumah tersebut terlihat berbeda dari atap rumah kebanyakan. Dengan bentuk jajaran genjang, rumah tersebut tampak menarik sekaligus unik di antara rumah di sekitarnya. Atap tersebut seolah menjadi identitas bagi rumah yang berlokasi di daerah Tangerang ini.

Lahan rumah dengan luas 226 m2 tersebut juga memiliki bentuk yang tak biasa, yaitu trapesium. Hal inilah yang menginspirasi tim arsitek yang terdiri dari Yu Sing, Eric Tan, Gilbert Yohannes, dan Anjar Primasetra untuk membuat atap dengan bentuk geometris. Bentuk ini memberikan karakter modern pada rumah dan di saat bersamaan sesuai dengan iklim tropis di Indonesia.

atap untuk dinding

Atap tersebut memiliki kemiringan yang bisa menahan tempias air hujan serta panas matahari. Materialnya berupa fiber semen (non-asbestos) bergelombang besar. Salah satu sisi atap juga berfungsi sebagi penutup fasad bagunan pada lantai dua. Dengan demikian, bagian bawah atap merupakan dinding bagi ruang di lantai dua. Tak perlu khawatir dengan hawa yang ada dalam ruangan tersebut karena fiber semen yang digunakan dapat meredam panas matahari saat siang dan sore hari. Sebuah jendela juga ditambahkan di salah satu sisi atap untuk membuat sirkulasi dalam ruangan semakin baik.

Selain itu, lantai atas dibuat sedikit maju (kantilever) agar selasar pada lantai bawah juga dapat ternaungi. Dengan demikian, bagian  yang maju tersebut menjadi atap bagi selasar dan fiber semen menutup hingga atap selasar tersebut. Untuk membuat rumah semakin teduh, ditambahkan tiang-tiang yang dirambati tanaman.

atap selasar

Atap rumah ini tak hanya penting, tapi juga dapat menambah nilai estetis pada tampilan rumah keseluruhan. Fungsi atap pun dimaksimalkan dan disesuaikan dengan keadaan iklim yang ada agar pemilik semakin nyaman tinggal di dalamnya. Tertarik untuk mengeksplorasi atap rumah Anda?

Lokasi: Kediaman Keluarga Ari dan Daisy di Kawasan Alam Sutera, Tangerang

Tim arsitek: Yu Sing, Eric Tan, Gilbert Yohannes, dan Anjar Primasetra

Foto: Tri Rizeki Darusman

LEAVE A REPLY