Bagaimana Cara Mencuci Bantal?

cuci bantal

Barangkali cerita tentang seseorang yang tidak bisa tidur tanpa bantal kesayangan, bukan sesuatu yang baru. Bantal tersebut bahkan bisa jadi bantal yang digunakan sedari kecil. Pertanyaannya, pernahkah bantal itu dicuci bila digunakan dalam kurun waktu yang lama? Kebanyakan orang merasa cukup dengan menjemurnya atau sekadar menepuk-nepuk untuk menghilangkan debu.

Namun, sebenarnya itu jauh dari cukup. Bantal yang digunakan untuk waktu lama akan mengumpulkan banyak debu, keringat, dan kotoran lain sehingga bobotnya bertambah. Semakin lama digunakan juga membuatnya mengempis. Karena itu, buatlah bantal tetap bersih dan nyaman digunakan dengan mencuci secara berkala, setiap satu bulan atau setidaknya setiap enam bulan sekali.

Untuk bisa mencucinya dengan benar, perhatikan petunjuk yang diberikan di pembungkus bantal saat membeli. Di petunjuk itu, akan dijelaskan bahan isi bantal dan membuat proses pencucian menjadi lebih mudah. Bila isi bantal terbuat dari katun dan serat sintetis, seperti polyster atau dacron, bantal bisa dicuci dengan mesin. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku jika bantal berasal dari foam atau memory foam.

cuci bantal

Bila dengan mesin cuci, pastikan memilih siklus tersingkat dengan putaran ringan. Masukkan dua bantal sekaligus agar keadaan dalam mesin seimbang. Gunakan air hangat dan takaran untuk deterjen cukup setengah dari ukuran biasanya. Pelembut atau pemutih juga bisa ditambahkan. Lalu bilas beberapa kali putaran untuk memastikan tidak ada sisa busa yang tertinggal. Jika ingin membilas sendiri, tekan-tekan, bukan dengan memelintirnya, sambil diguncang-guncang untuk meratakan dan mengembalikan isi bantal ke bentuk semula. Selanjutnya, bantal bisa dikeringkan dengan mesin cuci, pengering pakaian, atau menjemurnya.

Tak berbeda dengan di atas, sebelum membersihkan bantal berbahan foam, baca dengan baik petunjuk pembersihan. Ada yang cukup hanya dengan menggunakan vacuum upholstery tool atau ada pula dengan cara mencuci manual. Bila dengan tangan, cuci bantal dan lapisan penutupnya (upholstery) secara terpisah. Rendam bantal dalam air hangat, masukkan deterjen, tekan dan gerakkan bantal secara lembut agar deterjen meresap. Kemudian, bilas dan keringkan dengan sinar matahari.

Perlu diingat, proses pembilasan bisa lebih lama daripada pencucian. Pengeringan pun sangat penting, bantal harus benar-benar dikeringkan sebelum digunakan kembali agar tidak dtumbuhi jamur. Jika dibersihkan secara rutin, bantal bisa semakin menyenangkan digunakan. Namun, sekalipun selalu dibersihkan, bantal tetap harus diganti idealnya setiap dua tahun sekali.

Foto: Tri Rizeki Darusman

*dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY