Bangunan Baru di Prancis Akan Beratap Tanaman atau Panel Surya

Sebuah peraturan baru telah disahkan oleh parlemen Prancis. Kini, semua bangunan baru yang berada dalam zona komersial di negara tersebut harus menutupi atapnya dengan tanaman atau panel surya. Meski begitu, para aktivitis lingkungan Prancis sebenarnya menuntut peraturan tersebut diberlakukan untuk semua jenis bangunan baru. Pemerintah Prancis kemudian meyakinkan mereka untuk membatasi peraturan itu hanya untuk bangunan komersial.

Peraturan ini juga tidak memaksa gedung-gedung lama yang sudah ada untuk menutupi bagian atapnya dengan tanaman atau panel surya. Namun, peraturan ini sendiri merupakan sebuah kemajuan bagi Prancis yang telah tertinggal dari negara Eropa lainnya, seperti Jerman, Itali, atau Spanyol dalam hal pengembangan tenaga solar. Tidak hanya Eropa yang peduli terhadap lingkungan, kota Toronto, Kanada pada tahun 2009 juga mensyaratkan bangunan industrial maupun kediaman harus memiliki atap hijau. Begitu pun dengan Sydney, Australia yang telah mengajukan inisiatif untuk lebih banyak menerapkan atap dengan tanaman.

Adanya panel surya atau tanaman di atap memang dapat membawa banyak manfaat. Panel surya bisa menyediakan tenaga listrik yang dibutuhkan sehingga dapat menghemat pengeluaran. Sementara atap hijau tidak hanya memberi penampilan yang menarik untuk gedung, tetapi juga manfaat lain seperti adanya efek isolasi yang membuat berkurangnya energi yang diperlukan untuk memanaskan atau mendinginkan bangunan berdasarkan dengan musim yang berlangsung. Tanaman tersebut pun bisa berperan sebagai penyaring dan mengurangi polusi udara. Burung-burung juga mendapat tempat untuk hinggap sekaligus memberi akses bagi warga untuk menikmati pemandangan hijau di tengah perkotaan.

Sumber: qz, thinkprogress

Foto: shutterstock

LEAVE A REPLY