Beda Pelapis Sofa Beda Pula Cara Membersihkannya

Sofa merupakan salah satu elemen interior yang membutuhkan perawatan secara rutin. Pasalnya, intensitas pemakaian yang tinggi membuat sofa rentan terkena debu dan kotoran yang tak hanya mengganggu penampilan sofa saja, tetapi juga beresiko membawa penyakit.

Setiap bahan pelapis sofa memiliki perawatan dan cara membersihkan yang berbeda. Cara membersihkan yang tidak tepat dapat mengakibatkan pelapis rusak atau terlihat kusam. Sofa kulit misalnya, untuk membersihkannya Anda tidak bisa sembarangan menyikat kotoran yang menempel pada pelapis sofa seperti yang dapat dilakukan pada sofa berbahan kain. Sebab, menyikat sofa berbahan kulit dapat menyebabkan kulit sofa retak atau pecah-pecah. Mau tau bagaimana caranya? ini dia tipsnya!

Pelapis Sofa Berbahan Kain

Gunakan kemoceng atau mesin penyedot debu untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel di permukaan atau sela-sela kain. Jika terdapat bercak noda, Anda bisa menggunakan kain microfiber atau sikat berbulu halus yang telah dibasahi dengan sedikit cuka untuk membersihkan noda tersebut. Membersihkan kain sofa akan lebih mudah jika kain bisa dilepas dan dicuci dengan deterjen sehingga hasilnya lebih bersih dan wangi. Tunggu hingga benar-benar kering sebelum dipasangkan kembali ke sofa.

Pelapis Sofa Berbahan Kulit

Bersihkan debu dan kotoran yang menempel menggunakan kain lembab atau mesin penyedot debu untuk menjangkau area yang sulit dibersihkan seperti lipatan atau celah sofa. Kemudian oleskan kondisioner atau pelembab khusus bahan kulit untuk menjaga kualitas kulit sofa agar tidak mudah kering dan pecah-pecah. Sedangkan untuk membersihkan noda membandel seperti cairan tinta atau goresan, sebaiknya gunakan cairan khusus pembersih kulit sofa.

Pelapis Sofa Berbahan Suede

Keindahan tekstur dari bahan beludru atau suede menjadi alasan mengapa bahan ini seringkali dipilih untuk melapisi sofa. Kain suede membuat sofa Anda jadi terlihat lebih anggun dan mewah. Meski demikian, membersihkan sofa berbahan suede ternyata cukup rumit dibandingkan pelapis sofa lainnya.

Gunakan sikat khusus yang bisa Anda peroleh di pusat perbelanjaan untuk membersihkan debu yang menempel. Sikat secara perlahan dengan gerakan searah dengan serat untuk menghindari goresan atau kerusakan pada permukaan kain. Jenis material ini sangat rentan terhadap noda cairan dan minyak sebab dapat menyebabkan kain suede terlihat memudar. Maka untuk membersihkannya, gunakan cuka putih atau olesi tipis-tipis permukaan sofa dengan tepung maizena. Tepung ini terbukti ampuh menyerap noda. Kemudian bersihkan tepung yang menempel menggunakan sikat khusus untuk bahan suede.

Mudah kan? Selamat mencoba!

Foto : Ifran Nurdin

 

LEAVE A REPLY