Daur Ulang Peralatan Tenis Meja Menjadi Hiasan Dinding

Pernahkah terpikir oleh Anda untuk memanfaatkan kembali peralatan olahraga yang telah rusak? Sebagian besar dari Anda pasti langsung membuang benda yang sudah rusak dan tidak dapat dibetulkan kembali. Padahal, dengan sedikit kreativitas benda tersebut bisa digunakan kembali, salah satu contohnya menjadi aksesori ruang.

Ide menarik mendaur ulang peralatan olahraga yang sudah rusak ini datang dari sebuah kafe di bilangan Jakarta Selatan, namanya Pong Me Lounge. Selain menjajakkan aneka kudapan lezat, kafe dua lantai ini juga ditujukan sebagai tempat hangout dan bermain ping pong. Oleh sebab itulah sebagian besar elemen dekoratif yang dirancang oleh sang desainer interior, Stanley Marcellius dari SPACE Design, bertemakan olahraga ping pong.

Salah satu elemen tenis meja yang berhasil didaur ulang Stanley adalah bet (raket tenis meja) dan bola ping pong. Agar tampil lebih menarik, bet berbentuk bulat tersebut dilapisi sticker bermotif dengan warna-warna ceria. Bet beraneka warna itu kemudian disusun dengan posisi acak pada salah satu bidang dinding. Perpaduan warna dan motif pada bet terlihat kontras dan eye catching pada dinding acian semen yang sengaja dibiarkan polos tanpa finishing.

Elemen tenis meja berikutnya adalah bola ping pong. Bola kecil berwarna putih ini dapat dijadikan penanda (signing) yang atraktif. Bola-bola tersebut disusun lalu direkatkan pada dinding membentuk kalimat ‘Pong Me’. Anda juga bisa mewarnai bola ping pong dengan warna-warna cerah agar terlihat lebih ceria. Hasilnya, bola ping pong yang tak terpakai pun berubah menjadi wall art yang eye catching.

Foto : Tri Rizeki

 

LEAVE A REPLY