Dedikasi Cokie Mengelola Kompleks Kemayoran Jakarta

Ir. R. Sulistyo Wicaksono, IAI atau biasa dipanggil Cokie adalah arsitek yang memilih karir sebagai pelayan publik. Pria lulusan sarjana terbaik tahun 1989 dari Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro ini sedang mengemban jabatan sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan di Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran (PPKK). Kawasan tersebut merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah payung Kementrian Sekretariat Negara.

Mengemban tugas untuk mengelola suatu kawasan milik negara yang sudah bertahun-tahun terbengkalai pembangunannya bukanlah perkara mudah. Namun,  tantangan tersebut diterima Cokie sebagai sebuah dedikasi yang ditujukan untuk negeri.

“Kawasan Kemayoran itu adalah tanah negara. Alas hak tanahnya bersifat Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Namun, para investor yang melakukan kerja sama di sini mendapatkan Hak Guna Bangunan (HGB) dengan perjanjian pertama selama 25 tahun dan dapat diperpanjang,” ujar Cokie.

Banyak tantangan yang ia hadapi ketika mulai menangani pengelolaan kawasan tersebut pada bulan Maret 2011. Menurut Cokie ketika itu, kondisi kawasan Kemayoran sedang mengalami stagnan. Banyak proyek-proyek properti yang terbengkalai selama bertahun-tahun tak terurus. “Saya melakukan pembenahan perjanjian yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan. Alhamdulillah, sudah ada beberapa proyek yang akhirnya berjalan kembali,” ujar Cokie.

Hasil pembenahan itu dapat terlihat dengan telah terbangun dan beroperasinya gedung Indogrosir setelah bertahun-tahun terbengkalai pembangunannya. Selain itu ia juga berhasil mendorong kembali pembangunan serangkaian proyek seperti Soho, townhouses serta condotel setelah bertahun-tahun terbengkalai.

Apa yang membuat Cokie sebagai seorang profesional di bidang properti tertarik mengelola kawasan Kemayoran?

Menurut Cokie tugas yang ia kerjakan kini, masih berhubungan dengan dunia arsitektur yang ia pelajari. “Di bidang perencanaan pun masih ada kaitannya dengan desain, khususnya desain pengembangan kawasan. Namun, cakupannya itu lebih luas. Karena itu kita harus mengerti manajemen keuangan, tahu sisi marketing-nya kemudian juga tahu dari sisi estetika,” ujar pria penyuka warna ungu ini.

Ingin menyimak lebih lengkap tentang profil Ir. R. Sulistyo Wicaksono, IAI? Anda dapat membaca selengkapnya beserta artikel lain tentang arsitektur, interior, taman dan lingkungan dapat Anda nikmati di Majalah Griya Asri Vol. 13 No. 09, September 2012.

Anda bisa mendapatkan Majalah Griya Asri di toko buku atau kios majalah terdekat. Untuk berlangganan Majalah Griya Asri secara langsung, silakan mengikuti prosedur berlangganan.

Penulis : Adhitya P. Pratama
Fotografer : Akhamul Hakim
Co-writer: Sumardiono

SHARE
Previous articleMeja Makan Nuansa Etnik Oriental
Next articleDesain Rumah Nyaman Dekat Alam
Adhitya Pratama
Penyusun kata di meja redaksi umum yang suka bersepeda di kala senja dan ngefans dengan band Radiohead. Ia selalu menghayati kutipan dari Pramoedya Ananta Toer bahwa “Menulis adalah sebuah keberanian...”

LEAVE A REPLY