oleh

Dispenser Bisa Jadi Pengguna Listrik Terbesar di Rumah

Foto : http://www.thegreenguide.com

Penggunaan peralatan elektronik di rumah sudah tidak bisa dihindari lagi. Penggunaan kulkas, televis, AC, dan perangkat lainnya sudah menjadi kebutuhan. Hal ini pula yang membuat biaya listrik merupakan salah satu pengeluaran terbesar di rumah tangga.

Tiap bulannya, Anda tentu membayar listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Berbagai cara dilakukan untuk menghemat listrik termasuk mematikan lampu, mematikan AC, dan lain-lain.

Akan tetapi, tahukah Anda peralatan apa yang mengonsumsi listrik paling besar di rumah?

Berikut ini kami sajikan perhitungan konsumsi listrik dari setiap perlengkapan elektronik yang lazim ditemukan di rumah.

Kulkas

Kulkas merupakan perangkat yang menyala selama 24 jam. Daya yang digunakan bervariasi, kulkas kecil hanya mengonsumsi 50 Watt. Sedangkan kulkas dengan volume mengonsumsi 100 Watt. Dengan daya tersebut, ini perhitungannya.

Besar konsumsi listrik = lama pemakaian x daya x 30 hari

= 24 x 100 x 30

= 72000 Wh = 72 kWh

Besar biaya yang dikeluarkan = besar konsumsi listrik x harga per kWh

= 72 x Rp 1.352,- = Rp 97.344,-

Dispenser

Pada umumnya dispenser dibiarkan selalu menyala. Namun, pemanas pada dispenser menyala dan mati secara otomatis. Anggap saja pemanas menyala selama 12 jam dalam sehari. Daya yang digunakan untuk pemanas antara 200-500 Watt. Untuk simulasi ini, digunakan dispenser dengan daya 350 Watt tanpa pendingin.

Besar konsumsi listrik = lama pemakaian x daya x 30 hari

= 12 x 350 x 30

= 126.000 Wh = 126 kWh

Besar biaya yang dikeluarkan = besar konsumsi listrik x harga per kWh

= 126 x Rp 1.352,- = Rp 170.352,-

Air Conditioner (AC)

Saat ini sudah ada AC dengan daya yang rendah. Besar daya yang dibutuhkan bervariasi dari 200 – 400 W. Untuk simulasi ini digunakan AC dengan daya 300 W. Anggap di dalam satu rumah terdapat 3 AC yang rata-rata menyala selama 6 jam.

Besar konsumsi listrik = jumlah unit x lama pemakaian x daya x 30 hari

= 3 x 6 x 300 x 30

= 162.000 Wh = 162 kWh

Besar biaya yang dikeluarkan = besar konsumsi listrik x harga per kWh

= 162 x Rp 1.352,- = Rp 219.024,-

Televisi

Untuk simulasi ini digunakan televisi LED 32 inci sebanyak satu unit dengan daya sebesar 120 Watt. Rata-rata pemakaian televisi tiap harinya adalah 6 jam.

Besar konsumsi listrik = lama pemakaian x daya x 30 hari

= 6 x 120 x 30

= 21.600 Wh = 21,6 kWh

Besar biaya yang dikeluarkan = besar konsumsi listrik x harga per kWh

= 21,6 x Rp 1.352,- = Rp 29.203,-

Penanak Nasi

Penanak nasi mengonsumsi listrik hingga 400 Watt saat menanak nasi. Saat menghangatkan, konsumsi listrik dapat mencapai 100 Watt. Untuk perangkat ini, diasumsikan menanak nasi membutuhkan waktu satu jam. Sedangkan untuk menghangatkan hingga 15 jam.

Besar konsumsi listrik = (lama pemakaian menanak x daya menanak + lama pemakaian menghangatkan x daya menghangatkan) x 30 hari

= (1 x 400 + 15 x 100) x 30

= 57.000 Wh = 57 kWh

Besar biaya yang dikeluarkan = besar konsumsi listrik x harga per kWh

= 57 x Rp 1.352,- = Rp 77.064,-

Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan AC merupakan yang terbesar di rumah tangga. Namun, jika dilihat lagi per unit, dispenser lah yang mengonsumsi listrik paling besar.

Setelah mengetahui fakta ini, Anda tentu tahu bagaimana harus berhemat.

About Author: Roria Simorangkir

Saat tidak sibuk menulis, ia akan menghabiskan waktunya untuk merajut, lari, dan menikmati film thriller. Penggemar Joko Anwar ini, bercita-cita menaklukkan New York Marathon sebelum berusia 30 tahun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed