East Meets West

Apabila kita berbicara tentang arsitektur di Inggris, tentu yang kita bayangkan adalah rumah tinggal bergaya Victorian. Namun, tidak demikian yang kita lihat pada rumah milik Budi Suryono dan Andrew yang berada di Beckenham, London Selatan, Inggris Raya ini. Rumah seluas 300 m≤ yang berlokasi di atas lahan seluas 3400 m≤ tersebut didesain seolah-olah kita berada di Indonesia.

Rumah yang dibeli delapan tahun yang lalu ini direnovasi sesuai dengan kebutuhan penghuninya. Rumah bertipikal “Victorian House” ini menghadirkan banyak benda etnik dari berbagai negara di dunia sehingga bagaikan galeri seni.

“Saya ingin menghadirkan suasana yang nyaman, functions, dan yang paling penting adalah rumah ini menggambarkan kepribadian dari kami sebagai penghuni” ujar Budi.

Ruang-ruang di rumah ini diatur sesuai kebutuhan penghuni. Di lantai bawah terdapat ruang publik dan service area, seperti koridor (hallway), living area, dan dapur dengan konsep open plan. Adapun di bagian belakang terdapat ruang kerja lengkap dengan penghangat ruangan.

Lantai atas merupakan private area, yang terdiri ruang tidur utama (10 x 16m). Di ruang ini, Budi sengaja menempatkan tempat tidur kayu antik yang didatangkan dari Jawa, dikombinasikan dengan berbagai pernik seperti wardrobe yang bernuansa etnik Indonesia.

Ingin tahu bagaimana Budi menata interior rumahnya ini?

 

Cover-ASRI_FebruariArtikel selengkapnya tentang “East Meets West” dan aneka artikel lainnya tentang arsitektur, interior, taman, dan lingkungan bisa dibaca di Majalah Griya Asri Volume 14 No 02, Februari 2013.

Anda bisa mendapatkan Majalah Griya Asri di toko buku atau kios majalah terdekat. Untuk berlangganan Majalah Griya Asri secara langsung, silakan mengikuti prosedur berlangganan.

 

 

Penulis: Denyza Sukma
Fotografer: Eleanor Busing
Co-writer: Sumardiono

LEAVE A REPLY