Green Wall, Penyejuk Udara Yang Ramah Lingkungan

green wall

Menutup dinding dengan tanaman merupakan salah satu upaya sederhana yang ramah lingkungan. Tak hanya indah dipandang, ruangan di balik dinding juga terasa lebih sejuk berkat oksigen yang dilepaskan oleh tanaman hijau. Menghijaukan dinding bisa dilakukan melalui beberapa cara. Anda bisa menanam tanaman yang pertumbuhannya menjuntai ke bawah, atau menanam tanaman rambat yang menutupi seluruh bidang dinding.

Jika dinding berada di lokasi yang teduh, maka Anda bisa memilih tanaman yang pertumbuhannya memanjat seperti dolar-dolaran (Ficus Pumila). Tanaman ini merambat dengan akar lekat pada dinding yang bertekstur kasar agar lebih kuat. Pada tahap awal pertumbuhannya, tanaman perlu ditopang dengan bambu sebagai perantara untuk mengarahkan pertumbuhannya. Tanam pada tanah di sekitar dinding dengan jarak tanam 40 cm untuk menghasilkan tanaman yang rapat. Lakukan pemangkasan rutin setiap bulan agar pertumbuhannya tetap terkendali.

Sementara pada dinding yang terpapar cahaya matahari langsung, Anda bisa memilih tanaman rambat yang menghasilkan bunga seperti jenis nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae), Thunbergia bunga ungu dan putih (Thunbergia grandiflora). Jenis tanaman yang merambat menggunakan sulur ini membutuhkan alat perambat berupa kerangka yang dipasang dengan jarak 10 cm pada dinding. Tanaman sayuran produktif seperti pare, markisa, dan labu siam juga bisa dimanfaatkan sebagai penutup dinding yang fungsional.

Bagaimana caranya mempercepat pertumbuhan tanaman? Volume media tanam ternyata sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman rambat. Semakin banyak volume tanah tempat tumbuhnya maka semakin cepat tanaman tersebut tumbuh merambat. Demikian pula, tanaman yang ditanam di tanah akan lebih cepat tumbuh. Namun, apabila tidak memungkinkan maka bisa ditanam dalam pot atau planter box khusus yang disesuaikan dengan elemen arsitektur bangunan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY