Hiasi Fasad dengan “Si Cantik” Thunbergia

Tanaman rambat tidak hanya bisa menjulur atau menempel pada suatu bidang, tetapi juga menjuntai ke bawah. Bayangkan, bila dedaunan hijau bergantungan di sisi atap atau balkon rumah. Terlebih lagi, bila dilengkapi dengan bunga yang berwarna-warni. Sangat cantik, bukan? Salah satu yang bisa dijadikan pilihan untuk tampilan seperti itu ialah tanaman thunbergia.

frustratedgardener

Tumbuhan yang berasal dari daerah tropis, seperti Afrika, Madagaskar, dan Asia Tenggara ini memiliki warna mahkota yang bervariasi, di antaranya yang cukup terkenal ialah warna putih dan bunga. Sekilas tampilan bunga ini akan mirip dengan alamanda atau bunga terompet. Namun, bila diperhatikan lebih saksama, ujung mahkota thunbergia menyerupai kotak dengan daun membentuk tanda hati. Pada jenis Thunbergia alata, bagian tengah bunga berwarna hitam dan sering disebut dengan black-eyed Susan.

Selain warna mahkota yang cantik, thunbergia juga memiliki pola tumbuh yang menarik. Tumbuhan tersebut akan mekar di pagi hari dan menguncup menjelang sore. Tanaman ini juga membutuhkan tanah yang lembab dan matahari yang cukup. Untuk memeriksa kelembapan tanah, dapat dengan menyentuh atau menggenggam media tanam. Bila masih basah atau saat diperas terdapat sisa air, itu artinya tumbuhan tidak perlu disiram. Begitu pun sebaliknya, jika tanah terasa kering. Agar semakin menawan, pangkas bagian-bagian yang sudah terlalu panjang secara teratur.

4hillsofsquash

Dengan arah tumbuhnya yang menjuntai, thunbergia bisa dijadikan alternatif tumbuhan untuk rumah tanpa pekarangan dan taman terbatas. Tumbuhan dapat ditanam di tanah atau diletakkan dalam pot lalu dekatkan dengan media rambatan. Kehadirannya yang menjuntai pada fasad tentu dapat membuat rumah tetap terlihat asri dan sejuk. Saat sudah rimbun, daun yang menjuntai tersebut dapat terlihat seperti tirai hidup. Mengangumkan!

Foto 1: bleuhydrangea

*dari berbagai sumber

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY