Hiasi Taman dengan Cantiknya Dahlia

Warna dan bentuknya pasti akan membuat siapa pun jatuh hati. Mulai dari warna putih, jingga, kuning, ungu, merah, hingga violet, bunga dahlia tentu dapat membuat taman rumah menjadi lebih semarak. Terlebih lagi, bila mahkota bunga memiliki campuran beberapa warna. Seperti warnanya, bunga asal Meksiko ini juga memiliki banyak spesies.

Sebut saja, Dahlia pinnata, Dahlia coccinea, Dahlia variabilis, atau Dahlia juarezii. Untuk spesies yang terakhir, Dahlia juarezii, merupakan “nenek moyang” semua bunga dahlia persilangan yang ada sekarang ini. Bunga dahlia sendiri mendapat namanya dari Anders Dahl, ahli botani berkebangsaan Swedia yang hidup di abad ke-18.

whatcomflowers

Selain dikembangbiakkan sebagai tanaman hias, dahlia juga memiliki manfaat lain. Umbi dahlia mengandung hampir 70% pati dalam bentuk inulin yang juga merupakan komponen bahan pangan berserat tinggi. Bila difermentasi dengan enzim tertentu, inulin dapat berubah menjadi fruktosa yang digunakan dalam pengawetan makanan atau pembuatan sirup.

Tumbuhan perdu ini sebenarnya tak sulit untuk diberdayakan. Selain dengan benih, Dahlia bisa pula dikembangkan dengan cara stek. Bila rumah tidak memiliki pekarangan, dahlia juga bisa ditanam dalam polybag. Dahlia membutuhkan cahaya matahari yang berlimpah dengan keasaman tanah yang ideal (pH) enam hingga delapan. Proses perawatannya sama seperti pada kebanyakan tumbuhan, tapi tambahkan penjarangan dan penyiangan. Penjarangan diperlukan agar diameter bunga mencapai maksimum. Sementara penyiangan, dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma.

Foto 1: wikipedia

*dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY