Ilustrasi hunian modern etnik

Yang menarik pada hunian ini adalah adanya satu massa terbuka yang terpisah dari massa utama dan terlihat seperti galeri. Konsep rancangan pembangunan hunian ini mengedepankan hubungan antar anggota keluarga.

Terdapat dua massa yang diperuntukkan sebagai pemenuhan kebutuhan keluarga berupa ruang-ruang komunal untuk berkumpul. Satu massa sebagai massa utama dan sarana living sedangkan massa lain yang terbuka difungsikan sebagai sarana privat spa dan area duduk komunal.

Secara keseluruhan hunian ini mengusung konsep modern. “Permainan” garis lurus dan bidang tegas diterapkan untuk gubahan massanya. Pemilihan material berunsur natural dipilih demi menghindari bangunan yang kaku. Hal ini didukung oleh suasana alami dan kondisi lahan di perbukitan yang memberikan kesan hunian bak sebuah resor. Penataan aksesori berupa benda seni koleksi sang pemilik pun mampu memberikan “nyawa” pada desain interior hunian.

Kegemaran pemilik akan hal-hal yang berbau seni terlihat pada pintu utama dari kayu bergagang tembaga dengan gebyok Jawa. Uniknya pintu ini dibuat seolah-olah disangga oleh bidang transparan berupa kaca, sehingga tampilannya berkesan lebih “ringan”.

Memasuki ruang dalam, lantai satu diperuntukkan sebagai area publik yang menyatukan antar ruang makan dan pantri serta akses vertikal menuju lantai dua. Pembatasan ruang tersebut hanya berupa split level yang merupakan penyesuaian dengan kondisi kontur lahan yang naik-turun. Sedangkan lantai dua merupakan area yang lebih privat yang terdiri dari tiga ruang kamar yakni kamar utama dan dua kamar anak. Sesuai tema, maka desain interiornya pun dibuat selaras dengan ruang luar. Penggunaan material bernuansa alami seperti kayu solid hadir pada beberapa furnitur berupa meja solid kayu rembesi pada teras samping dan meja kayu jati pada ruang keluarga di lantai satu.

Menelusuri jalan menuju massa bangunan untuk sarana privat spa, kita akan menjumpai jalan setapak di atas kolam ikan, kolam renang yang dikelilingi taman indah. Awalnya pemilik merasa perlu memiliki lahan luas untuk menghadirkan “ruang hijau” di dalam hunian. Setelah menambah lahan barulah massa ini dibangun untuk memenuhi fasilitas keluarga. Fasilitas tersebut mencakup ruang untuk fitness, area sauna, area jacuzi pada lantai satu dan area duduk pada lantai dua. Berada di lantai dua, pemandangan hijau yang luas ke arah perbukitan menjadi suguhan eksklusif.

Liputan dan artikel lain tentang arsitektur, interior, taman dan lingkungan dapat Anda nikmati di Majalah Griya Asri.

Anda bisa mendapatkan Majalah Griya Asri di toko buku atau kios majalah terdekat. Untuk berlangganan Majalah Griya Asri secara langsung, silakan mengikuti prosedur berlangganan.

Lokasi: Rumah Tinggal di Bandung Utara, Jawa Barat
Kontraktor: PT Multitalenta Lestari
Kontraktor Furnitur: Art Deco Furniture
Arsitek: Yonas
Desainer Interior: Osing, Fredrick F.Lumempouw
Designer Lighting: Erwin

Penulis: Qisthi Jihan
Fotografer: Sjahrial Iqbal

LEAVE A REPLY