Ingin Mencari Jasa Pengangkutan Sampah Terpilah? Ini Solusinya!

sampahPada tanggal 21 Februari 2005, Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA) Leuwigajah meledak. Ledakan ini menyebabkan 2,7 juta meter kubik sampah longsor sejauh 1 KM dalam hitungan menit. Lebih dari 140 jiwa meninggal dunia dan 69 rumah rusak parah. Karena peristiwa itu, setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

Peristiwa ini menjadi salah satu contoh betapa membahayakannya sampah yang menggunung dan tidak terpilah dengan baik, menyimpan banyak bahaya. Bayangkan jika sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) seperti baterai, lampu dan lainnya bercampur dengan aneka sampah yang beraneka rupa. Karena itulah pentingnya memilah sampah, namun, sistem pengangkutan sampah yang ada pada umumnya tetap mencampur sampah-sampah Anda ketika sampai di TPA.

Waste4Change, social enterprise yang menaruh perhatian besar terhadap sampah, menyediakan jasa pelayanan pengangkutan sampah untuk perumahan dan non-perumahan. “Kami melakukan pengangkutan sampah yang sudah terpilah. Sampah tersebut kemudian kami kelola seoptimal mungkin menuju zero waste, jadi seminimal mungkin sampah terbuang ke TPA.” ujar Annisa.Paramita, Operation Manager Waste4Change.

Jasa Waste4Change terdiri dari 2 jenis, yakni jasa untuk pengangkutan sampah perumahan dan non-perumahan. Selain pengangkutan, Waste4Change memberikan edukasi terkait pemilahan sampah. Untuk perumahan, persyaratannya ialah minimal 250 rumah di dalam suatu perumahan. Setiap rumah berkomitmen untuk bertanggung jawab terhadap sampah masing-masing dengan memisahkan sesuai jenis di tempat yang disediakan. Untuk biaya pengambilan sampahnya dikenakan biaya per bulan sebesar Rp 60.000 untuk sampah organik dan anorganik. Hasil pilahan sampah yang sudah dikategorikan diberikan kepada pihak yang dapat menyalurkan sampah untuk didaur ulang atau langsung ke industri yang membutuhkan bahan daur ulang.

Untuk pengangkutan sampah non-perumahan, yang dimaksud antara lain restoran, kantor, hotel, sekolah,  gedung perkantoran dan lain-lain. “Kami memberikan laporan data mengenai jenis-jenis sampah apa saja yang dihasilkan, juga laporan yang berisi dikemanakan sampah-sampah ini, dari pengelolaannya dan pengolahannya.” lanjut Annisa.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Waste4Change: waste4change.com

LEAVE A REPLY