oleh

Investasi Apartemen, Untung atau Rugi?

Properti memang bisa menjadi salah satu investasi yang menguntungkan mengingat harga tanah yang cenderung terus naik. Namun, jika yang Anda bidik ialah investasi apartemen, bukan rumah atau tanah, apakah cukup menguntungkan? Ada baiknya jika Anda pertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan jika berinvestasi apartemen

 

Kelebihan

Permintaan Tinggi (Demand)

Tinggal di apartemen telah menjadi sebuah trend, gaya hidup dan alternatif tempat tinggal. Permintaan pun cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Terbatasnya lahan untuk dibangun menjadi hunian horizontal dan perumahan serta harga tanah yang selalu naik tiap tahunnya membuat banyak pengembang properti memanfaatkan lahan untuk membangun hunian vertikal seperti apartemen.

Kemacetan di kota besar telah membuat orang menjadi lebih nyaman memilih tinggal di apartemen yang dekat dengan pusat kota dan kawasan bisnis. Dengan begitu mereka mempersingkat waktu yang digunakan dalam perjalanan menuju tempat kerja dan menghemat transportasi. Karena permintaan yang tinggi untuk apartemen yang lokasinya strategis, jangan pilih apartemen di pinggiran kota untuk dijadikan investasi.

Aset yang Likuid

Apartemen merupakan aset yang cenderung lebih likuid dibanding rumah dan tanah. Rumah di lokasi yang strategis lebih mahal dari apartemen di lokasi yang sama. Salah satu yang menjadikan apartemen sebagai investasi menarik ialah ketika Anda menyewakannya. Umumnya jangka waktu sewa apartemen ialah 2 – 3 tahun dan biayanya diterima di muka. Jika apartemen Anda tergolong apartemen dengan permintaan tinggi dan banyak dicari, kekosongan unit menjadi risiko kecil. Apartemen yang bernilai baik dari segi lokasi, kualitas bangunan dan fasilitas dapat memberikan rental income di kisaran 7%-10% per tahun.

 Investasi Apartemen

Kekurangan

Biaya Perawatan Rutin

Jika apartemen Anda tidak untuk ditempati dan belum mendapat orang yang akan menyewa, Anda harus membayar biaya rutin perawatan (maintenance) dan service charge setiap bulannya. Biaya ini melingkupi untuk kebersihan, perbaikan dan keamanan. Besarnya biaya setiap apartemen tentunya berbeda, namun biasanya bergantung juga pada luas unit yang dimiliki.

Nilai yang Menyusut

Nilai bangunan apartemen dari waktu ke waktu cenderung menyusut, apalagi jika apartemen Anda letaknya di pinggiran kota. Nilai susut dari bangunan apartemen juga cukup besar yakni sekitar 20 % pertahun. Berbeda jika Anda menjadikan rumah sebagai investasi, baik untuk sewa ataupun dijual, karena kenaikan harga rumah pertahunnya berkisar 15 – 20%.

Foto: Tri

About Author: Aprillia Ramadhina

Jurnalis, editor dan penulis yang gemar melukis. Mengawali karier sebagai jurnalis sejak tahun 2011. Antusias terhadap filsafat, media, buku dan seni, terutama seni visual, seperti lukisan, patung, instalasi, desain, dan fotografi. Buku yang telah ditulis: "Turn on the Radio" (Bukune, 2015). Email: aprillia.dhina@hotmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed