Keharmonisan Etnik dan Modern

Di tengah maraknya bangunan rumah tinggal bergaya internasional, hunian berikut ini tampil beda dengan desain modern yang mengutamakan nilai-nilai lokal. Sejak awal, pemilik rumah menginginkan hunian yang alami dengan unsur etnik pada interiornya, namun tetap tampil modern.

Tim arsitek Akanoma berusaha menjawab keinginan tersebut di atas lahan seluas 363 m2. Tim arsitek memadukan massa dengan bentuk geometris yang kuat yaitu bentuk kotak dan bentuk silinder, dan massa beratap pelana. Perpaduan bentuk atap pelana dengan massa berbentuk kotak dan silinder ini merupakan keharmonisan antara unsur etnik dan unsur modern.

Fasadnya terlihat unik dengan perpaduan material bambu dan kayu, serta unsur hijau dedaunan pada pagar guna menciptakan tampilan yang alami. Pada hunian ini terdapat dua pintu masuk (entrance). Entrance yang pertama akan membawa kita ke ruang tamu yang berbentuk silinder. Ruang tamu ini memiliki tinggi satu setengah lantai yang dikelilingi oleh material kaca dan bambu. Di ruang tamu juga terdapat tangga melingkar menuju ruang kerja berbentuk mezanin. Meskipun memiliki desain yang modern, namun penggunaan furnitur bergaya lawas berhasil memberikan sentuhan etnik.

Memasuki pintu utama, kita akan disambut oleh ruangan menyerupai koridor dengan doubleheight menuju ruang makan dan mini bar bergaya warung. Ujung koridornya membawa kita ke teras samping yang dilengkapi kolam ikan dan taman yang hijau. Interaksi antara ruang luar dan ruang dalam yang “menyatu” membuat suasana ruang terasa seperti di luar. Teras samping yang berbatasan langsung dengan ruang dalam ini berfungsi untuk mengalirkan udara dengan prinsip ventilasi silang (cross ventilation).

Kelebihan lain yang dimiliki hunian ini adalah efisien dan ramah lingkungan. Tak hanya berhasil memaksimalkan cahaya dan udara, beberapa ruangannya ada yang menggunakan material bekas yang masih layak pakai. Seperti genteng bekas untuk penutup dinding pada ruang keluarga dan material kayu bekas bantalan rel kereta api sebagai bagian dari fasad hunian.

***

Liputan dan artikel lain tentang arsitektur, interior, taman dan lingkungan dapat Anda nikmati di Majalah Griya Asri.

Anda bisa mendapatkan Majalah Griya Asri di toko buku atau kios majalah terdekat. Untuk berlangganan Majalah Griya Asri secara langsung, silakan mengikuti prosedur berlangganan.

Lokasi: Kediaman Keluarga Ida di Kawasan Cinere, Jakarta Selatan
Arsitek: Akanoma Architect
Tim Desain: Yu Sing, Benyamin Narkan, Iwan Gunawan dan Teguh Radena
Penulis: Okita Sisy Tiara
Fotografer: Ahkamul Hakim

LEAVE A REPLY