Kiat Memaksimalkan Fungsi Bantal Kursi dalam Ruangan

Bantal kursi di ruang tamu atau ruang keluarga dapat difungsikan secara maksimal. Untuk kursi yang tidak punya bantalan empuk untuk diduduki, fungsi bantal kursi akan sangat terasa. Karena bantal kursi ini bisa menjadi sandaran pungung dan bisa juga menjadi sandaran duduk. Khususnya untuk kursi yang alas dan sandarannya terbuat dari kayu, bambu dan rotan. Selain memberikan kenyamanan lebih saat duduk, bantal sofa bisa mempercantik konsep dekorasi dan menambah harmonisasi ruangan.

Bahan yang Nyaman

Anda bisa memilih bantal sofa berbahan dakron, busa, atau bulu. Bantal dengan bahan busa lebih baik karena memiliki kelebihan sifatnya yang lentur dan tidak mudah kempis. Untuk kain pelapisnya, gunakan katun sehingga mudah menyerap keringat dan mudah dibersihkan.

Desain yang Unik

Ruangan yang terlihat biasa saja bisa tampak berbeda dengan bantal kursi yang unik. Jika Anda bosan dengan bentuk bantal yang standar seperti kotak, Anda bisa memilih bentuk unik seperti bentuk hewan yang lucu-lucu. Atau bisa juga pilih pelapis bantal bergambar karakter, pola abstrak, dan lainnya.

Sesuaikan dengan Tema Ruang

Tidak semua yang tampak unik cocok untuk diterapkan begitu saja pada setiap jenis ruang. Anda perlu menyesuaikan dengan tema ruangan Anda. Untuk ruangan bergaya etnik, Anda bisa memilih bantal bermotif ukiran. Untuk ruangan berkesan natural, bantal motif bunga atau dedaunan cocok dijadikan pilihan. Harmonisasikan tidak hanya dengan kursinya tapi juga dengan elemen dekoratif lainnya seperti tirai dan karpet.

Perhatikan Ukuran

Sesuaikan ukuran besar-kecilnya bantal dengan kursi atau sofanya.Umumnya bantal berbentuk persegi untuk kursi standar berukuran sekitar 40 x 40 cm. Untuk kursi ramping dan panjang tanpa sandaran, Anda bisa menggunakan jenis bantal seperti bentuk guling atau bantal berbentuk persegi panjang.

Foto: Tri

SHARE
Previous articleSequis Raih Penghargaan Best Office Architectural Design
Next article5 Desain Armatur Lampu Terunik
Aprillia Ramadhina
Jurnalis, editor dan penulis yang gemar melukis. Mengawali karier sebagai jurnalis sejak tahun 2011. Antusias terhadap filsafat, media, buku dan seni, terutama seni visual, seperti lukisan, patung, instalasi, desain, dan fotografi. Buku yang telah ditulis: "Turn on the Radio" (Bukune, 2015). Email: aprillia.dhina@hotmail.com

LEAVE A REPLY