Manfaat Budidaya Sayuran Organik Bagi Tubuh Dan Lingkungan

sayuran organikTahukah Anda bahwa Konsumen organik saat ini sudah mencapai lebih dari 20% masyarakat dan cenderung terus mengalami peningkatan. Sebagian masyarakat khususnya masyarakat di perkotaan memulai gerakan hidup sehat ala organik yaitu mengonsumsi makanan yang berasal dari budi daya secara organik.

Sayuran organik dipanen dari hasil budi daya organik yang tidak menggunakan bahan kimia untuk pupuk dan pestisida serta ditanam di lokasi yang aman dan bebas pencemaran. Tanaman sayuran masa tumbuhnya pendek hanya berkisar 2 bulan sampai 3 bulan saja.

Pemakaian pestisida dan senyawa kimia untuk tanaman yang masa hidupnya pendek seperti itu berisiko menghasilkan residu atau endapan senyawa kimia pada seluruh bagian tanaman, termasuk yang dikonsumsi oleh kita sehari-hari. Bayangkan, bila residu tersebut berpindah dan mengendap di dalam tubuh secara terus-menerus, maka lambat laun akan mengalami kerusakan pada sel-sel tubuhnya. Penyakit kanker merupakan salah satu jenis penyakit ganas yang disebabkan adanya penyimpangan pertumbuhan sel-sel dalam tubuh yang antara lain dipicu karena menurunnya kualitas lingkungan di sekitar kita.

Selain lebih sehat, sayuran organik juga memiliki banyak manfaat lainnya. Diantaranya sayuran terasa lebih renyah, manis, dan bila disimpan tidak cepat membusuk. Sebab kadar air dari sayuran organik rendah tetapi tinggi kadar seratnya sehingga tidak cepat membusuk.

Kemudian kandungan gizi lebih tinggi, karena kadar vitamin dan mineralnya murni berasal dari sayuran. Semakin banyak masyarakat yang menanam sayuran melalui budi daya organik, maka kelestarian lingkungan pun semakin terjaga karena dapat menekan polusi tanah, polusi air, dan polusi udara. Yuk mulai menanam sayuran organik!

Foto : Tri Rizeki

LEAVE A REPLY