Mari Memilah Sampah dari Sumbernya!

Mari Memilah Sampah dari Sumbernya!

Tidak bisa dipungkiri, sampah jelas memengaruhi keadaan lingkungan sekitar. Tidak hanya mengganggu keindahan, sampah juga akan mencemari air bila dibuang ke kali atau sungai, serta mengotori udara dengan gas karbon dioksida (CO2) bila dibakar. Oleh sebab itu, sampah yang merupakan sisa kegiatan manusia sehari-hari perlu dikelola dengan baik sehingga tidak merugikan.

Dalam rangkaian acara Living World Asri Home Festival 2016, waste4change mengajak para pengunjung dan masyarakat secara keseluruhan untuk bijak mengelola sampah, setidaknya dengan memilah sampah dari sumbernya. Dengan kata lain, bila itu sampah rumah tangga, sampah tersebut dipilah dan dibedakan kategorinya di setiap rumah.

Kenapa? Hal ini karena semakin awal masyarakat memilah, semakin efisien pula pengelolaan sampah secara mandiri. Memilah sampah juga dapat mengurangi timbunan di tempat pembuangan akhir (TPA) dan bila sampah dibuat menjadi kompos, kualitasnya dapat lebih baik karena tidak tercampur dengan jenis sampah lain.

Pemilahan di sumbernya juga merupakan pengelolaan sampah yang ideal. Pemilahan lanjutan kemudian dilakukan oleh institusi pengelolaan sampah, baik swasta maupun pemerintah di TPS atau TPA. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemilihan tingkat kota. Lalu, bagaimana cara memilahnya? Sampah tersebut dapat dikategorikan menurut empat kelompok, yakni sampah terurai, sampah sulit terurai, sampah sisa/lainnya, serta sampah B3.

Sampah terurai berisikan sisa makanan ataupun dedaunan, jenis sampah ini dapat digunakan untuk kompos. Sampah sulit terurai berisi sampah plastik, kertas, kemasan makanan, logam, karet, atau kaca yang tidak terpakai lagi. Sampah sisa berisi benda-benda, seperti tisu bekas, popok, atau pembalut. Sementara kelompok sampah B3 untuk benda berbahaya dan beracun, misal baterai dan obat nyamuk.

Namun demikian, kesadaran masyarakat dan kondisi pengelolaan sampah yang belum ideal, pemilahan sampah di sumber masih sulit dilakukan. Meski begitu, tidak ada salahnya membantu lingkungan dengan memisahkan sampah di rumah serta mengolah sampah yang memang memungkinkan. Seperti diketahui, sampah sisa makanan atau dedaunan bisa menjadi kompos yang berguna untuk menanam tumbuhan ataupun sayuran. Dengan begitu, Anda bisa memastikan kualitas makanan.

Foto: Azuwit Gani

LEAVE A REPLY