Mari Menanam Bahan Makanan Sendiri di Rumah!

Mari Menanam Bahan Makanan Sendiri di Rumah!

Komunitas Indonesia Berkebun melalui salah satu cabangnya, Banten Berkebun mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan menanam bahan makanan sendiri di rumah. Tema besar itulah yang diangkat oleh komunitas tersebut dalam talkshowGrow Own Your Food” di Living World dalam rangkaian acara Living World Asri Home Festival 2016.

Dyah Pujilestari, koordinator komunitas mengatakan setidaknya masyarakat harus mengonsumsi sayur dan buah sekitar 400g atau setara dengan berat sebuah bola sepak setiap harinya. Sayuran tersebut tentunya akan jauh lebih baik bila ditanam sendiri. “Kita harus peduli dengan apa yang kita makan. Kita adalah apa yang kita makan,” ujarnya.

Karena itu dalam acara tersebut, Dyah memberi edukasi singkat mengenai bercocok tanam di rumah. Pertama, siapkan alat dan bahan, seperti sekop, garpu tanah, pot, media semai, sprayer, dan gembor. Siapkan pula media tanam, benih atau bibit, kompos atau pupuk kandang, tanah, pupuk hayati, serta pembenah tanah.

Lakukan pencampuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan komposisi 1:1, kemudian tambahkan POC. Lalu, lakukan proses menanam benih atau bibit ke media tanam yang sudah dicampur tersebut. Sebar benih dengan pola melingkar atau berbaris. Kemudian, lakukan penyiraman secara rutin setiap hari.

Berbagai sayuran bisa ditanam, seperti bayam, kangkung, timun, sawi, atau selada. “Salah satu sayuran yang bisa cukup cepat dipanen ialah bayam, lima belas hingga satu bulan sudah siap untuk dipanen,” tutur Dyah. Terakhir, dalam praktek menanam di acara tersebut, Dyah memberi tips untuk menyiram tumbuhan dengan air bekas cucian beras satu minggu sekali.

Indonesia berkebun sendiri adalah komunitas yang bertujuan untuk menyebarkan semangat posiitif untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan perkotaan melalui urban farming. Konsep komunitas secara ekologi bertujuan mengembalikan kesuburan tanah dan menyelamatkan lingkungan. Dari segi edukasi, memberi pendidikan kepada masyarakat, terutama generasi mendatang untuk cinta lingkungan. Sementara dari sisi ekonomi bertujuan menciptakan ketahanan pangan kota yang berkelanjutan.

Foto: AZ

1 COMMENT

LEAVE A REPLY