oleh

Masjid Baiturrahman Ciputat yang Bergaya Desain Kontemporer

Membangun masjid tentulah terdapat beberapa hal yang diperhatikan seperti kebutuhan ruang ibadah yang baik di ruang publik karena jangan sampai kehadiran masjid menjadi tidak berfungsi secara maksimal. Tentu saja aspek estetika atau aspek keindahan juga menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan selama masih dalam batas yang wajar tanpa berlebihan.

Ditindaklanjuti oleh pihak US & P Architect

Masjid Baiturrahman di kawasan Rumah Sakit Sari Asih Ciputat dibangun atas dasar kebutuhan tempat ibadah di lingkungan rumah sakit. Bukan hanya untuk pasien dan keluarga pasien atau petugas rumah sakit, tetapi masjid ini juga ditujukan untuk masyarakat lingkungan sekitar rumah sakit. Pada awalnya Masjid Baiturrahman sudah sempat dibangun pada tahap fondasi dan konstruksi, kemudian pembangunannya ditindaklanjuti oleh pihak US & P Architect sampai pada tahap akhir.

masjid2

Pada dasarnya tim arsitek mengedepankan konsep masjid modern yang simpel tanpa menghadirkan bentuk kubah. Meskipun dengan konstruksi yang sudah terencana, arsitek ingin membuat sebuah masjid yang ikonik tanpa banyak mengubah kondisi struktural awal. Hal itulah yang menjadi perhatian khusus saat menyelesaikan pembangunan masjid ini.

Bangunan masjid berbentuk kubus ini terdiri dari dua tingkat. Dengan lahan yang berkontur, pembagian tingkatnya dapat mengurangi kehadiran tangga sehingga tingkat satu mendapatkan akses langsung. Pada ruangan tingkat bawah, ruangan difungsikan sebagai area berwudu dan sebagai ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan juga sebagai area perluasan salat dan menjadi ruang seminar para dokter dan pasien di Rumah Sakit Sari Asih. Adapun tingkat atas merupakan ruang utama salat dan kamar pengelola serta ruang perpustakaan.

Masjid Baiturrahman Ciputat

Menyelaraskan konsep modern

Untuk memberikan identitas bangunan ibadah, maka arsitek tetap menghadirkan beberapa ciri khas bangunan Islami. Diantaranya adalah bentuk lengkung pada fasad bangunan ini. Bentuk lengkung yang dihadirkan pada fasad  bangunan ini menjadi gerbang depan yang menyambut para jemaah. Selain itu, juga dihadirkan minaret yang berada di depan bangunan sebagai penegas bangunan kubus ini yaitu bangunan masjid. Balutan detail motif dan tulisan Arab Kufi pada bidang lengkung dan minaret memberikan tampilan yang indah.

masjid

Untuk konsep interiornya, US & P Architect menyelaraskan konsep modern terhadap bangunan arsitekturalnya. Tampilan yang clean dan simpel tanpa banyak detail dekorasi membuat ruangannya terasa lebih bersahaja sebagai tempat beribadah.

Menara Masjid Baiturrahman Ciputat

Tampilan estetisnya muncul pada aplikasi materialnya, seperti penerapan slab marmer dengan serat cokelat. Kedua unsur terlihat indah pada dinding depan dan kayu solid pada pintu masuknya. Beberapa detail dekorasi yang hanya muncul pada beberapa titik interior pun turut menambah keindahan pada ruang dalamnya tanpa menghilangkan kesan clean yang ingin ditampilkan seperti detail motif pada penyelesaian plafon dan pada ukiran motif pada pintu masuk masjid.

Fotografer : Ahkamul Hakim

Lokasi    : Masjid Baiturrahman di Kawasan Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat

Arsitek : US & P Architect

*Artikel ini dirangkum dari tulisan berjudul “Masjid Kontemporer” yang terbit di majalah Griya Asri edisi Agustus 2013 dan ditulis oleh Qisthi Jihan

About Author: Aprillia Ramadhina

Jurnalis, editor dan penulis yang gemar melukis. Mengawali karier sebagai jurnalis sejak tahun 2011. Antusias terhadap filsafat, media, buku dan seni, terutama seni visual, seperti lukisan, patung, instalasi, desain, dan fotografi. Buku yang telah ditulis: "Turn on the Radio" (Bukune, 2015). Email: aprillia.dhina@hotmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed