Memilih Pelapis Lantai? Pertimbangkan Hal Ini!

pelapis-lantai-03

Lantai merupakan elemen arsitektur yang sering memiliki kontak langsung dengan pengguna bangunan. Injakan, lumpur, bahkan perabot-perabot yang digeser-geser. Jika salah memilih pelapis lantai, tampilan lantai Anda akan terlihat buruk.

Dari situ dapat dilihat bahwa ketahanan material menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih material lantai. Akan tetapi, masih ada pertimbangan lainnya, baik pertimbangan teknis maupun desain. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda pertimbangkan dalam pemilihan material lantai.

pelapis-lantai-01

Pertimbangan Teknis

  • Seberapa sering lantai tersebut dilalui, baik penghuni maupun pergerakan barang? Semakin sering lantai dilalui, berarti ketahanannya harus semakin kuat.
  • Cara membersihkan tentu sangat perlu dipertimbangkan. Bagi Anda yang ingin lantai yang mudah dibersihkan, pilih lantai keramik. Jika Anda ingin memilih karpet, ingatlah bahwa karpet mengumpulkan debu.
  • Berapa lama Anda ingin mempertahankan lantai tersebut? Jika Anda cepat bosan, pilihlah lantai yang mudah dibongkar pasang seperti karpet dan parket.
  • Pertimbangkan pula siapa yang akan memasang material lantai tersebut. Ada material lantai yang bisa Anda pasang sendiri. Akan tetapi, ada pula lantai yang harus dipasang dengan bantuan tenaga ahli.

pelapis-lantai-02

Pertimbangan Desain

  • Gaya ruangan Anda merupakan faktor pertama yang harus Anda pertimbangkan. Lantai akan memberi pengaruh besar pada gaya interior maupun eksterior yang Anda rencanakan.
  • Warna dan pola juga menjadi pertimbangan. Jangan menggunakan lantai berpola jika Anda tidak ingin lantai yang terlalu ‘berbicara’. Lantai dengan desain yang polos akan menghasilkan nuansa tenang.
  • Layout atau tatanan ruang harus Anda pertimbangkan juga. Jangan sampai material-material bermotif atau berpola yang Anda gunakan malah tertutup oleh perabot Anda.
  • Menggunakan pola memang membuat lantai Anda terlihat menarik. Akan tetapi, jangan lupa memperhitungkan luasan ruang Anda. Buatlah pola lantai yang besarnya seimbang dengan luasan lantai Anda.
  • Masih berbicara tentang pola lantai, konfigurasi juga menjadi satu hal yang harus dipikirkan secara matang. Anda tentu tidak mau pola lantai Anda terputus di satu sudut atau di bawah pintu.

LEAVE A REPLY