Mencari Solusi Pembangunan Berkelanjutan Untuk Kota

LafargeHolcim Foundation for Sustainable Construction kembali menggelar kompetisi desain konstruksi berkelanjutan paling bergengsi di dunia. Penghargaan yang sebelumnya dikenal dengan nama Holcim Awards ini mencari proyek unggulan dari para profesional dan ide generasi muda yang menggabungkan konsep pembangunan berkelanjutan dengan rancangan arsitektur yang mumpuni.

Kompetisi ini akan menilai ide-ide terbaik untuk mengatasi tantangan di masa kini berkaitan dengan isu urbanisasi dan peningkatan kualitas hidup. Cara merancang serta membangun sangat berpengaruh terhadap kehidupan serta ruang dimana kita beraktivitas.

“Tujuan utama LafargeHolcim Foundation adalah memilih dan mendukung berbagai inisiatif yang melampaui solusi teknis untuk mempromosikan pendekatan pembangunan berkelanjutan,” ujar Oepoyo Prakoso, Sustainable Development Manager – Holcim Indonesia & LafargeHolcim Awards 5th Cycle Country Coordinator.

Mereka telah mengidentifikasi lima isu yang bertujuan untuk memperjelas prinsip mempertahankan habitat manusia untuk generasi mendatang, sekaligus menjadi dasar penilaian dalam LafargeHolcim Awards. Kelima kriteria konstruksi berkelanjutan meliputi Progress (Inovatif & dapat dicontoh), People (Etis & melibatkan masyarakat), Planet (keberlanjutan lingkungan & sumber daya alam), Prosperity (Layak secara ekonomi) dan Place (Memenuhi unsur estetis).

LafargeHolcim Awards terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori utama dan Next Generation. Kategori utama dibuka bagi arsitek, perencana, insinyur, mahasiswa jurusan terkait, pemilik proyek, pengembang dan kontraktor yang menunjukkan praktik konstruksi berkelanjutan pada penggunaan teknologi, aspek lingkungan sosial ekonomi, dan budaya dalam perencanaan dan konstruksi proyeknya.

Kompetisi ini dibagi dalam lima wilayah geografis, masing-masing wilayah akan dinilai oleh juri dan tim ahli dari wilayah tersebut. Indonesia yang termasuk dalam wilayah Asia Pasifik akan dinilai oleh dewan juri yang diketuai oleh Donald Bates, Chair of Architectural Design dan Profesor dari the University of Melbourne serta Direktur dari LAB Architecture Studio,Australia.

Para pemenang akan diumumkan pada pada pertengahan tahun 2017 dan secara otomatis lolos ke kompetisi LafargeHolcim Awards global pada 2018 mendatang. “Semoga LafargeHolcim Awards dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat umum maupun pakar Arsitektur di Indonesia untuk terus berkarya menciptakan berbagai bangunan dengan berbagai manfaat.” tutup Oepoyo Prakoso.

 

Foto : Adhitya Putra

1 COMMENT

  1. Dengan adanya BUMN BUMN yang bergerak untuk mengatasi kesenjangan kesenjangan pembangunan yang terjadi di indonesia. Saya sangat berterima kasih pada BUMN tersebut, Karena tanpa mereka mungki masih banyak rakyat kita yang masih tertinggal..

LEAVE A REPLY