Mengenal Tanaman Pakis Sarang Burung

pakis sarang burung

Pakis sarang burung memang di istilahkan untuk sebutan tanaman kadaka. Bentuk pakis sarang burung menyerupai sarang burung yang secara alami banyak tumbuh di batang pepohonan. Penempatan tanaman hias khas tropis ini pada praktiknya tidak harus dengan cara digantung di pohon saja tetapi bisa dimodifikasi dalam bentuk-bentuk lainnya.

Kadaka merupakan salah satu dari sekian koleksi tanaman khas tropis yang banyak melengkapi halaman rumah. Daunnya yang berwarna hijau terang berbentuk pedang terlihat unik karena letak daun membentuk formasi melingkar ke arah atas sehingga menyerupai bentuk sarang burung.

Akar-akarnya yang halus melekat erat pada batang pohon, batu atau dinding tempat tanaman ini tumbuh melekat. Namun, tidak perlu khawatir karena secara alami kadaka tidak akan mengambil makanan dari tanaman induknya seperti benalu sehingga tidak membuat tanaman induk menjadi kurus pertumbuhannya.

Kadaka juga bisa ditanam tidak dengan cara digantung tetapi ditanam di tanah atau diantara bebatuan yang menghiasi kolam bergaya alami. Apabila dikombinasikan dengan tanaman hias tropis lainnya, kadaka akan menampilkan komposisi yang unik dan alami. Sebagai tanaman yang bersifat epifit,ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan tentang tanaman ini seperti berikut.

  • Tanaman epifit butuh adaptasi (penyesuaian diri) pada proses pemindahannya karena akar dilepas dari pohon aslinya dan sistem perakaran tersebut tidak terikat dengan media khusus. Untuk membantu mempercepat proses adaptasi tersebut, perlu dibantu dengan cara diikat menggunakan tali atau kawat yang kekuatannya disesuaikan dengan ukuran tanaman. Siram tanaman secara rutin sampai terlihat tanda-tanda ada perkembangan seperti muncul anakan baru atau tunas daun baru.

 

  • Kadaka yang ditempelkan pada permukaan yang berpori akan lebih subur karena akar lebih melekat dengan fleksibel dan lebih lembap misalnya dinding plesteran dan batang pohon. Khusus untuk kadaka yang ditempel di permukaan tidak berpori seperti batu kali, akan cenderung lebih lambat pertumbuhannya.

 

  • Apabila ingin menanam di tanah, sebaiknya menggunakan media yang 100 persen bahan organik kompos karena media ini menyerupai media di tanah aslinya yang bersifat gembur dan berpori.

 

  • Lokasi yang ternaungi akan menghasilkan kadaka yang sehat dengan daun yang panjang dan lebat. Apabila terpapar sinar matahari langsung dan berlebih daun akan cenderung berwarna hijau kekuningan.

 

  • Kadaka akan lebih terlihat unik apabila ditanam berkoloni. Kombinasi berbagai ukuran tanaman terlihat unik dan alami.

LEAVE A REPLY