Menjadi raja dan ratu di Istana Maimun – Medan

Raja-ratu-istana-maimun

Tak terasa, kami sudah sampai di hari keempat dari perjalanan #TourAcehMedan. Sebagian besar dari kami sudah menjadi sangat akrab. Sarapan diisi dengan canda dan bertukar cerita, seakan tidak mau melewatkan momen sedikitpun di hari terakhir perjalanan kami.

Seperti biasa kami hanya punya waktu sebentar untuk menikmati sarapan di hotel. Bus sudah menanti untuk membawa kami berkeliling kota Medan.

***

istana-maimun

Tujuan pertama dari perjalanan kami di kota Medan adalah mengunjungi Istana Maimun, istana Kesultanan Deli yang menjadi salah satu ikon kota Medan. Bertempat di Jalan Brigadir Jendral Katamso, istana yang didesain oleh arsitek Italia ini dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid.

Dari sisi arsitetktur, Istana Maimun menarik karena memiliki perpaduan ciri khas Moghul, Timur Tengah, Spanyol, India, Belanda dan Melayu. Pengaruh gaya Belanda terlihat pada bentuk pintu dan jendela yang lebar dan tinggi walau ada beberapa pintu yang menunjukkan pengaruh gaya arsitektural Spanyol. Pengaruh Islam terlihat jelas pada lengkungan atapnya. Bentuk lengkungan ini sangat populer di kawasan Timur Tengah seperti India dan Turki.

raja-istana-maimunBangunan Istana Maimun dibagi menjadi tiga ruang utama, yaitu bangunan induk, sayap kanan dan sayap kiri. Di dalam bangunan induk terdapat singgasana kerajaan yang digunakan dalam acara khusus, misalnya penobatan raja. Istana yang didominasi warna kuning atau warna kebesaran kerajaan Melayu ini, konon memiliki 30 kamar di dalamnya.

Satu hal yang menarik bagi pengunjung Istana Maimun, di istana ini disediakan fasilitas penyewaan baju adat. Hanya dengan Rp. 10.000 kita sudah bisa berdandan ala raja dan ratu di Istana Maimun, memakai pakaian Melayu dengan aneka pilihan warna, ada ungu, kuning, merah jambu, biru dan banyak lagi.

Senang berada di Istana Maimun. Semoga pemerintah kota Medan bisa merawat dan mempertahankan keindahan istana ini untuk diturunkan ke generasi mendatang.

Bersambung: Museum Tjong A Fie – Simbol Multietnis Medan

Photo by Didan Sardjono

(Kisah ini merupakan bagian dari perjalanan #GreenDesignCommunity ke Aceh, Sabang, dan Medan #TourAcehMedan pada 7-10 November 2014).

1 COMMENT

LEAVE A REPLY