Menjaga Kualitas Ruang Gudang di Rumah

Gudang memiliki peranan penting untuk menjaga rumah Anda tetap tampak rapi tanpa perlu terganggu dengan benda-benda lain seperti perkakas berkebun dan pertukangan. Jika Anda tidak punya ruangan khusus di rumah untuk dijadikan gudang, Anda bisa memanfaatkan ruang-ruang lebih yang ada di rumah, seperti menggunakan rak dan lemari di pojok ruangan atau di bawah tangga. Namun, yang sering terjadi ialah porsi gudang yang memiliki peran minor dalam rumah membuat kualitas ruangnya sering terabaikan. Berikut hal yang perlu diperhatikan agar gudang tetap terjaga dengan baik.

Kapasitas Gudang

Jika Anda tidak memiliki kapasitas gudang yang besar, jangan memaksakan untuk menaruh barang melebihi kapasitas ruang. Jika itu terjadi, ketika Anda mencari barang di dalamnya Anda akan merasa kesulitan.

Declutter

Menurut arsitek Ren Katili penting sekali untuk mengubah mindset bahwa gudang itu bukan tempat barang bekas, melainkan tempat penyimpanan agar gudang tidak selalu mendapat stereotip sebagai tempat yang kotor dan berantakan. Jadi, buanglah barang-barang yang memang sudah bekas, usang dan tidak terpakai. Setiap hendak menambahkan barang, ingat selalu juga untuk ada barang lain yang dikeluarkan.

Storage

Klasifikasikan barang-barang yang akan disimpan agar gudang tampak rapi dan bersih. Gunakan lemari khusus berisi perkakas pertukangan seperti gergaji, palu, paku, obeng, dan lainnya, agar memudahkan Anda ketika mencari barang yang dibutuhkan.

Sehatkan Gudang Anda

Meski fungsinya hanya untuk menaruh barang dan bukan sebagai tempat tinggal manusia, kesehatan gudang patut diperhatikan. Terlebih jika gudang Anda menyatu dan berada di dalam rumah. Gudang yang tidak terpisah lebih rentan untuk lembab dan pengap. Jika itu terjadi, sangat mungkin binatang seperti kecoa dan tikus dapat bersarang di sana. “Agar hal itu tidak terjadi, perlu dilakukan pengecekan secara berkala. Penting agar gudang selalu mendapat pencahayaan dan penghawaan alami yang cukup. Buatlah jendela yang dapat dibuka-tutup.” ujar Ren Katili

LEAVE A REPLY