Menyejukkan Ruang Dengan Taman Kering

dry garden

Ibarat sayur tanpa garam, belum lengkap rasanya jika sebuah hunian belum memiliki taman. Berapapun besarnya, taman tak hanya berfungsi sebagai pelengkap arsitektur bangunan saja, tetapi juga sebagai ‘peneduh’ yang membuat rumah terlihat lebih indah dan asri.

Tak selalu harus menyediakan lahan yang luas untuk menghadirkan taman di rumah. Anda pun bisa menciptakan taman yang asri dengan luas yang terbatas, bahkan di dalam rumah sekalipun. Taman kering atau dry garden merupakan alternatif taman yang efektif diterapkan pada interior rumah.

Disebut taman kering sebab taman ini tidak memerlukan banyak air untuk perawatan layaknya taman tropis. Biasanya, komposisi taman ini didominasi oleh elemen perkerasan (hardscape) seperti bebatuan, koral, kerikil atau pasir. Adapun tanaman yang digunakan adalah tanaman yang mudah perawatannya serta tidak memerlukan banyak air seperti Bromelia, Kaktus, nanas-nanasan atau kamboja.

Taman kering merupakan salah satu wujud budaya Cina yang kemudian berkembang pesat di Jepang sebagai sarana meditasi. Sementara di Indonesia, taman kering mulai populer digunakan untuk mengisi interior rumah, seperti menjadi area penghubung antara ruang tamu dengan ruang keluarga atau terletak bersebelahan dengan ruang makan.

Tak bisa dipungkiri, kehadiran taman kering seolah-olah ‘merangkul’ alam untuk masuk ke dalam rumah, sehingga ruangan terasa lebih sejuk dan asri. Perawatannya pun mudah, Anda tak perlu lagi repot menyiram tanaman secara rutin. Anda bahkan bisa menggunakan pasir atau ijuk dengan ketebalan minimal 5cm untuk menggantikan fungsi tanah sebagai penyerap air.

Jika Anda tertarik membuat taman kering di dalam rumah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Sebab, perencanaan yang tidak matang justru membuat alokasi dana pembuatan taman jadi membengkak. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan posisi taman di dalam

rumah. Hal ini tentu saja berkaitan dengan letak sumber air, bukaan baik berupa jendela atau skylight untuk pencahayaan serta saluran pembuangan air. Jangan sampai terdapat genangan air yang bisa menyebabkan munculnya lumut akibat posisi drainase yang tidak tepat.

Berikutnya adalah menentukan fungsi taman. Jika Anda berniat menjadikan taman kering sebagai area bersantai di dalam rumah, maka Anda bisa meletakkan bangku atau bench kayu yang dilengkapi dengan meja kopi untuk meletakkan minuman atau camilan. Kemudian percantik tampilannya dengan meletakkan art work berupa patung atau elemen dekoratif taman yang menarik sebagai eye catcher pada taman.

Foto : Ifran Nurdin

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY