oleh

Menyiasati Hunian Dengan Kontur Tanah Berbeda

Hunian seluas 120 m² ini berlokasi di sebuah kawasan perbukitan di pusat Kota Bandung. Perbedaan kontur tanah justru dimanfaatkan oleh desainer sekaligus salah satu pendiri label clothing UNKL, Dendy Darman untuk berekspresi melalui arsitektur bangunan. Guna menyiasati kontur tanah yang semakin rendah di bagian belakang, Dendy pun menyusun ruang dengan pola split level.

Layout ruang dibagi menjadi dua lantai. Lantai bawah berada pada kontur tanah yang lebih rendah sedangkan lantai atasnya dibuat lebih tinggi sekitar setengah meter dari permukaan jalan. Pola tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman ruang yang berbeda. Di sisi lain hal ini juga ditujukan untuk menjaga privasi penghuni rumah saat beraktivitas di dalamnya.

Begitu memasuki ruang dalam, kita akan menjumpai lorong panjang. Di kedua sisinya terdapat tangga sebagai akses menuju lantai atas dan lantai bawah. Tangga besi berwarna merah yang berada di sisi kiri bangunan menjadi akses menuju lantai atas. Di lantai ini terdapat kamar tidur utama, kamar tidur anak, dan area kerja. Adapun tangga yang berada di sisi kanan bangunan difungsikan sebagai akses menuju lantai bawah yang berfungsi sebagai area publik dengan sebagian lahan yang diolah menjadi teras terbuka.

Yang menarik pada pengolahan ruang di lantai bawah ini adalah adanya bukaan atau celah selebar 30 cm yang berada di bagian atas dinding dan menempel pada plafon. Melalui bukaan ini, orang yang berada di lantai bawah bisa melihat aktivitas orang yang berada di area selasar, entrance, dan carport. Sebaliknya, jika kita berdiri di area tersebut, kita tidak akan menyadari adanya bukaan ke arah lantai bawah. Dengan begitu, adanya bukaan ini dapat memberikan arah pandang yang lebih luas ke arah luar tetapi privasi pemilik rumah tetap terjaga.

Adapun penataan interiornya disesuaikan dengan kondisi alam sekitar dengan mengekspos sejumlah material seperti batu bata dan besi agar suasana yang tercipta lebih natural dan menyatu dengan alam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed