Menyiasati Kontur Tanah Lebih Tinggi Di Bagian Depan Bangunan

kontur tanahAda berbagai jenis tantangan yang seringkali ditemui oleh arsitek saat membangun ataupun merenovasi sebuah rumah tinggal, salah satunya adalah kontur tanah. Kondisi kontur tanah di tiap kawasan berbeda, ada yang permukaannya rata dengan jalan di depannya, ada yang lebih rendah dan bahkan lebih tinggi dari permukaan jalan. Pada kasus inilah dibutuhkan kreativitas arsitek untuk memanfaatkan serta memaksimalkan kondisi yang ada.

Arsitek Sukendro dari Nataneka Arsitek punya pengalaman menarik saat merenovasi sebuah hunian dua lantai di kawasan Bintaro, Tangerang. Kontur tanah di bagian depan bangunan berada lebih tinggi 120cm dari permukaan jalan. Maka ia pun menyiasatinya dengan membangun carport beratap rendah, dengan ketinggian sekitar 190cm.

Kondisi tersebut juga menjadi alasan ditempatkannya area entrance di lantai satu, sejajar dengan permukaan tanah di sampingnya. Sebuah ramp yang ketinggiannya sejajar dengan ketinggian carport menjadi akses untuk mencapai area enterance tersebut.

Kemudian area terbuka di balik atap carport dimanfaatkan menjadi taman yang dapat dinikmati dari segala arah. Taman memanjang itu terhubung langsung dengan ruang komunal seperti ruang keluarga, pantri dan teras yang mengisi massa bangunan berbentuk ‘L’.

Dari teras, pemilik dapat menikmati pemandangan hijau tanpa perlu takut aktivitasnya terlihat oleh orang yang melintas di depan rumah. Sebab dari arah depan, taman tersebut ‘tersembunyi’ di balik carport. Dengan demikian pemilik rumah tetap dapat menikmati taman terbuka tanpa kehilangan privasi.

Foto : Ifran Nurdin

LEAVE A REPLY