Pameran Lego Terbesar Dibuka di Amerika Serikat

Setelah menghadiri sebuah pameran, pernahkah Anda berkeinginan untuk mencoba berkreasi sama seperti halnya karya yang dilihat? Bila terkadang rasanya itu mustahil untuk dilakukan, pameran yang satu ini barangkali bisa membuat Anda mencontoh yang dibuat oleh seniman. Tidak sama persis, tapi setidaknya Anda bisa mulai berkreasi. Dengan apa?

Jawabannya: lego. Pameran bertajuk “The Art of the Brick” yang diselenggarakan di  Cincinnati Museum Center, Ohio, Amerika Serikat ini menyajikan lebih dari 100 buah karya yang terbuat dari lego. Pameran ini juga dianggap merupakan pameran lego yang terbesar yang pernah ada. Nathan Sawaya, sang kreator menggunakan jutaan potong lego untuk membuat berbagai bentuk, mulai dari karya atau bangunan klasik, patung-patung bersejarah, lambang kota Cincinnati, dan karya asli darinya.

Sebut saja, “Mona Lisa”, “Starry Night”, “The Scream”, “Sphinx”, “The Thinker”, atau “The Venus de Milo”. Sementara karya asli Nathan sendiri berjumlah lebih dari 50, termasuk karya yang terinspirasi oleh kota Cincinnati. Ada pula, tiruan tulang dinosaurus, T-rex sepanjang 20 kaki yang terbuat dari 80.000 lego.

Tidak mengherankan memang karena Nathan sendiri memiliki sekitar empat setengah juta potong lego di studionya setiap saat. Keunggulan lego sendiri, menurut Elizabeth Pierce, President dan CEO Cincinnati Museum Center ialah benda tersebut dapat dibentuk menjadi apa pun selama yang membuat memiliki kreativitas dan imajinasi yang tinggi.

Pameran ini nantinya akan memiliki tema yang berbeda setiap bulannya, dari dinosaurus hingga Star Wars, sebelum akhirnya ditutup pada bulan Mei tahun depan. Ada pula lego tambahan bagi siapa pun yang ingin berkreasi.

Sumber: daytondailynewswlwtwpxi

Foto: wlwt

LEAVE A REPLY