Pilih 5 Jenis Material Ini Untuk  Lantai Ruang Makan Terbuka

ruang makan terbuka

Bersantap sambil menikmati udara segar di ruang terbuka memberikan sensasi rasa yang berbeda dengan bersantap di dalam ruangan. Aktivitas makan jadi lebih rileks dengan pemandangan hijau yang terhampar di sekeliling Anda. Konsep ruang makan terbuka sejatinya mempertemukan area makan pada hunian dengan ruang luar yang paling dekat. Ruang luar yang dimaksud dapat berupa taman, innercourt, courtyard hingga kolam ikan.

Untuk menikmati sensasi makan di ruang terbuka tidak membutuhkan taman dengan skala yang luas. Kedekatan antara meja makan dengan bukaan berupa jendela atau pintu sebagai konektivitas menuju ruang luar menjadi kunci utamanya. Hal ini tentu saja bertujuan untuk memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan langsung dari taman. Disisi lain, konsep ruang makan terbuka ini juga menguntungkan bagi Anda saat menjamu tamu atau mengadakan acara di rumah. Cukup dengan membuka pintu, ruang makan pun bisa diperpanjang hingga ke taman, sehingga ruang gerak pun jadi lebih leluasa.

Jika Anda berminat menciptakan ruang makan terbuka, ada beberapa hal yang patut Anda perhatikan, diantaranya adalah material penutup lantai. Karena berdekatan dengan area outdoor yang rentan terhadap cuaca, maka pilih material yang tahan terhadap cuaca dan mudah perawatannya. Berikut ini adalah lima jenis material penutup lantai yang dapat Anda pilih.

Keramik

Variasi ukuran dan tekstur, harga yang terjangkau serta mudah perawatannya merupakan alasan mengapa material ini laris dipilih sebagai penutup lantai. Dengan kemajuan teknologi, keramik kini memiliki  motif dan tekstur yang semakin beragam, seperti batu alam, marmer, kayu hingga motif tegel kuno.

Batu Alam

Anda bisa memilih jenis batu alam seperti batu andesit, batu palimanan, batu candi atau batu templek sebagai penutup lantai. Jenis bebatuan ini sangat kuat menahan beban. Namun jangan lupa memberi lapisan coating terlebih dulu untuk mencegah munculnya lumut dan jamur.

Dek Kayu

Salah memilih jenis kayu sebagai lantai bisa menyebabkan kayu cepat rapuh saat terkena curah hujan dan sinar matahari. Pilih kayu ulin atau bengkirai yang lebih tahan terhadap cuaca dan awet. Beri lapisan coating untuk menghindari serangan rayap sekaligus menjaga kualitas kayu.

Dek Papan Semen

Jika Anda tak ingin beresiko menggunakan lantai kayu, maka papan semen bermotif kayu pun menjadi material alternatif yang bisa Anda pilih. Tampilannya serupa dengan kayu namun kekuatannya setara dengan adonan semen. Dibandingkan kayu, papan semen lebih kuat dan tahan lama serta minim perawatan.

Dek Komposit Kayu Plastik

Pilihan material lainnya adalah komposit kayu plastik (wood pastic composite atau WPC). Bahan ini merupakan campuran serat kayu dengan material termoplastik sejenis PVC dan polietilen. Karena berbahan plastik, material ini kedap air  dan bebas rayap.

Foto : Tri Rizeki Darusman

LEAVE A REPLY