Plus Minus Dinding Bata Ekspos

dinding bata

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi biaya pembangunan atau renovasi rumah tanpa mengurangi kualitas bangunan itu sendiri. Salah satu caranya adalah mengekspos batu bata pada dinding. Pasalnya Anda tak perlu melapisi dinding interior dengan plesteran, acian dan plamir sehingga dapat menghemat biaya.

Meskipun pengerjaan dinding bata ekspos ini lebih murah dan praktis, ada beberapa kekuarangan yang harus Anda antisipasi seperti rentan berdebu atau tumbuh jamur jika kondisi dinding lembab. Ini dia untung rugi aplikasi dinding bata ekspos yang bisa jadi bahan pertimbangan Anda.

Plus

  • Hemat biaya sebab Anda tidak memerlukan ongkos untuk acian, plesteran dan cat untuk melapisi dinding. Anda hanya perlu melapisi dinding bata dengan cairan coating untuk menghindari munculnya jamur pada permukaan dinding.
  • Menegaskan kesan rustic yang diperlukan pada interior bergaya industrial. Selain itu bisa pula diaplikasikan pada interior bergaya klasik atau shabby chic.
  • Menciptakan suasana hangat pada ruang.

 

Minus

  • Beresiko timbul keretakan dan menyebarkan debu yang dapat menimbulkan penyakit seperti gangguan pernapasan.
  • Membutuhkan waktu yang lama pada proses pemasangan karena diperlukan ketelitian untuk menghasilkan bata yang presisi. Anda bisa meminta bantuan tukang untuk mengerjakannya, namun berarti menambah biaya untuk membayar jasa tukang.
  • Mudah ditumbuhi jamur dan lumut, sebab tidak ada lapisan yang melindungi bata dari kelembaban udara sehingga bata ekspos cenderung lebih lembab. Untuk mengatasi hal ini, dinding eksterior sebaiknya tetap dilapisi plesteran dan cat untuk mengurangi panas dan kelembaban.

 

Foto : Ifran Nurdin

LEAVE A REPLY