Ruang Bermandikan Cahaya Berkat Skylight

skylight

Menghadirkan bukaan transparan pada atap atau lebih populer disebut skylight merupakan cara paling ampuh bagi Anda yang mendambakan pencahayaan alami di dalam rumah. Pada prinsipnya skylight hampir serupa dengan jendela, yakni elemen bukaan yang berfungsi sebagai akses masuknya cahaya matahari sekaligus sirkulasi udara. Bedanya, skylight terletak di langit-langit sehingga aplikasinya lebih efektif untuk menerangi ruangan. Anda pun bisa menghemat biaya tagihan listrik tiap bulannya.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membuat skylight. Selain desain, pilihan material dan komponen instalasi menjadi poin utama yang perlu dipikirkan secara matang karena berkaitan dengan keamanan instalasinya.

Posisi Skylight

Sebenarnya tidak ada ruang tertentu atau posisi khusus tentang perletakkan skylight. Anda bisa memasangnya dimana saja sesuai keinginan, seperti di ruang keluarga, dapur atau kamar mandi. Namun, bukaan ini biasanya berada pada ruang-ruang dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi seperti kamar mandi, dapur atau innercourtyard.

Material Yang Tepat

Karena berfungsi sebagai bukaan, maka material yang umumnya digunakan berupa material transparan seperti fiber, plastik polykarbonat atau kaca. Pilihlah bahan yang ringan namun tetap kuat untuk mengurangi beban yang bisa mengakibatkan keretakan. Jika Anda hendak menggunakan kaca, maka pastikan Anda memilih jenis kaca tempered yang memiliki kekuatan lebih dibandingkan kaca biasa.

Anda bisa mengatur intensitas cahaya yang masuk dengan cara melapisi material dengan sticker film atau sandblast sehingga ruangan tidak terlalu panas. Kisi-kisi kayu pun berguna menyaring cahaya yang masuk sekaligus menciptakan efek shadow yang dramatis saat siang hari.

Komponen Instalasi Skylight

Ada tiga komponen yang wajib Anda perhatikan dalam instalasi skylight. Pertama, buatlah lubang di tengah atap pada ruang yang sudah ditentukan. Kemudian instal built in-frame pada persilangan yang ada di langit – langit untuk membuat bukaan. Yang terakhir, Anda perlu memasangan light shaft (semacam lubang cahaya) yang bisa menghubungkan atap dengan langit – langit.

Sementara dalam tahap finishing, Anda mesti memasang penyekat di area loteng serta menutupi lubang cahaya tersebut dengan drywall atau material lain yang biasa digunakan sebagai finishing.

LEAVE A REPLY