Rumah Alami dan Menghibur

Awalnya, renovasi hunian ini hanya direncanakan untuk membenahi kamar tidur pada desain hunian lama. Namun, pada tahap desainnya, timbul ide baru yang didiskusikan oleh pemilik bersama dengan arsitek Egino T. Prasetyo dari konsultan Utopia Architecture dan kontraktor Dina dari Interni. Renovasi ini mencakup penambahan ruang privat dan fasilitas hiburan dalam rumah, serta mengganti material termasuk detail finishing sesuai dengan gaya hidup masa kini.

Pertama, Ruang tamu dan kamar tidur orang tua dipercantik dengan material dan finishing baru bernuansa modern. Ruang tamu misalnya ditambah dengan plafon gantung dan lampu jenis indirect lighting agar tercipta suasana “hangat” sedangkan lantai selasar menuju ke bagian dalam hunian dihias dengan batu-batu dan lampu jenis uplight.

Masuk ke area semiprivat, arsitek menata ulang area makan, area duduk keluarga dan area tangga dalam satu ruangan luas. Area berkumpul keluarga hanya dibatasi dengan pintu kaca menghadap teras belakang sehingga memaksimalkan pandangan “segar” ke arah taman.

Dalam proses renovasi ini, ruangan sisa di samping lahan yang dulunya berfungsi sebagai teras kini diubah menjadi ruang hobi main biliar sekaligus sebagai area fitness. Kehadirannya melengkapi fasilitas hiburan (entertainment) area duduk keluarga yang berada di sebelahnya.

Arsitek juga menambahkan fasilitas hiburan lain berupa ruang menonton film dan ruang karaoke (home theater), ruang salon mungil dan teras yang luas untuk bersantap bersama atau sekadar ber-barbeque. Ruang makan formal yang berada bersebelahan dengan area servis kini dilengkapi dengan pantri dan panel dinding dekoratif berwarna cokelat, sama dengan warna yang digunakan di ruang keluarga. Lantai ruang makan dinaikkan sedikit dan dilapisi oleh marmer yang berbeda sehingga transisi ke area ini lebih terasa.

Untuk area privatnya, arsitek menata setiap kamar tidur dengan tema yang berbeda, baik kamar tidur orang tua maupun kamar tidur utama. Dinding belakang ranjang kamar tidur orang tua dilapisi dengan cermin warna tembaga, sehingga memberi kesan luas dan modern sedangkan dinding lainnya dilapisi oleh wallpaper dan panel dekoratif warna cokelat. Sesuai dengan jiwa muda pemilik rumah, kamar tidur lain yang berada di sebelah ruang keluarga justru didominasi oleh warna abu-abu hitam dan motif kotak-kotak yang “ditabrakkan” dengan motif dedaunan baik pada wallpaper pelapis dinding, ranjang maupun sprei penutupnya.

Khusus untuk kamar tidur utama, arsitek dan pemilik rumah sepakat untuk memperluas area ranjang dan menambah fasilitas berupa area kerja (home office), walk in wardrobe dan kamar mandi dalam. Suasana tempat beristirahat ini didominasi oleh paduan warna putih, warna cokelat keabu-abuan dan warna cokelat tua.

Kehadiran jendela kaca lebar dapat memaksimalkan masuknya cahaya alami, sirkulasi udara segar dan pemandangan ke luar. Sementara itu area kerja dihias dengan panel penyekat dari kaca berstiker dan wallpaper yang tekstur permukaannya seperti gabus tutup botol (cork). Inilah desain hunian yang inspiratif sekaligus memuaskan pemilik rumah.

Liputan dan artikel lain tentang arsitektur, interior, taman dan lingkungan dapat Anda nikmati di Majalah Griya Asri.

Anda bisa mendapatkan Majalah Griya Asri di toko buku atau kios majalah terdekat. Untuk berlangganan Majalah Griya Asri secara langsung, silakan mengikuti prosedur berlangganan.

Lokasi: Rumah Tinggal di Semarang, Jawa Tengah
Arsitek dan desainer interior: Egino Tri Prasetyo dari Utopia Architecture
Kontraktor Interior: Dina dari Interni
Penulis: Imelda Anwar
Fotografer: M. Ifran Nurdin

LEAVE A REPLY