Seniman Graffiti Korea dan Indonesia Unjuk Kebolehan di PopCon Asia 2016

POPCON2016_graffiti live_IG

Selain menampilkan kreator berbakat di bidang komik, animasi, film, maupun games, PopCon Asia 2016 akan memberikan ruang pada seniman graffiti. Akan ada “Graffiti Live Painting” yang menampilkan battle dari dua seniman graffiti profesional, Artime Joe dari Korea dan Dhado Wacky dari Indonesia PopCon Asia 2016. Penampilan kedua seniman ini menjadi bagian dari acara “Graffiti Revolution” di PopCon Asia 2016 yang berlangsung tanggal 13 – 14 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center.

Selama tiga hari di acara tersebut, seniman akan menyemprotkan cat di panel besar yang terletak di area parkir VIP. Gambar hasil karya mereka akan disandingkan di masing-masing sisinya. Dalam menampilkan karyanya, kedua seniman ini tidak hanya akan memperkenalkan karakteristik mereka dalam membuat graffiti tapi juga mengekspos latar belakang kebudayaan negara masing-masing. Akan ada juga sesi Meet & Greet dari pukul 3 – 4 sore di tiap harinya.

Artime Joe merupakan seniman graffiti di JNJ Crew. Artime Joe telah menjalani profesi sebagai seniman graffiti sejak tahun 2001 dan telah mendapatkan kesempatan untuk berpergian ke beberapa negara seperti Jerman, Belgia, Spanyol, Belanda, Denmark, China, Jepang, Vietnam, dan Taiwan untuk bekerja sebagai seniman graffiti dan menunjukkan kemampuan tekniknya.

Untuk acara “Graffiti Revolution” PopCon Asia 2016, Artime Joe akan mengenalkan perpaduan budaya tradisional dan modern Korea seperti misalnya B-boy yang mengenakan topeng tradisional Korea pada saat momen break dance.

Dhado Wacky merupakan street artist yang berasal dari Jakarta. Ia mulai memdalami ketertarikannya pada dunia street art pada tahun 2007 dan sejak saat itu ia aktif mempertunjukkan dan berpartisipasi dalam kegiatan pembuatan graffiti. Ia akan menampilkan gambar dari barong dan penari Bali di acara PopCon Asia 2016.

LEAVE A REPLY