Seniman Korea-ASEAN Membuat Pameran Karya Tentang Kota dan Kehidupan Urban

Center for Art and Community Management Surya University akan mengadakan pameran seni rupa kontemporer Korea-ASEAN bertema “City, Remembrance and Reimagining” yang berlangsung pada tanggal 28 Oktober – 8 November 2015 di Edwin’s Galllery, Kemang, Jakarta Selatan.

Pameran ini menampilkan karya seniman ASEAN dan Korea antara lain seperti Song Sung Jin (Korea), Jatiwangi art Factory (Indonesia), Surapong Sudasna Na Ayudhya (Thailand), Eric De Leon Zamuco (Filipina), Michael Lee (Singapura), Ain Lim (Brunei), Sokchanlina Lim (Kamboja), Phuan Thai Meng (Malaysia), Bounpaul Phothyzan (Laos), Thu Myat (Myanmar), dan UuDam Tran Nguyen (Vietnam).

“’City, Remembrance and Reimagining’ merupakan sebuah praktek artistik yang menampilkan perspektif dari seniman kontemporer ASEAN dan Korea mengenai wilayah kota dan kehidupan urban di negara asal mereka. Mereka merepresentasikan isu-isu seperti dominasi kapitalisme, pengaruh globalisasi, perbaikan wilayah, revitalisasi kawasan publik, dan impian utopis yang dibangun di sebuah kota.” jelas tim kurator dari Arcolabs, Jeong-ok Jeon Evelyn Huang dalam catatan kuratorialnya.

Seperti yang umumnya diketahui, kota-kota di Asia memiliki kemiripan dalam pembangunan ekonomi dan politik dengan tidak meninggalkan tradisi dan identitas wilayahnya. Pameran ini menjadi ajang pertukaran ide dan dialog sejarah serta budaya dalam konteks kota antar negara melalui karya para seniman yang dituangkan dalam beragam media seperti lukisan, foto, instalasi, graffiti, dan video.

Dalam pameran ini Jatiwangi art Factory (JaF) turut berpartisipasi mewakili Indonesia. JaF adalah salah satu komunitas seni yang kerap mengangkat isu kota. Melalui proyek berjudul Sebelum Semuanya Menjadi Seperti Jakarta yang telah dimulai sejak 2010 hingga kini, JaF mengangkat kesadaran akan pembangunan yang mengedepankan kesetaraan antara megapolitan dan desa melalui keterlibatan penduduk desa yang didorong untuk menginisiasikan gaya hidup yang unik dan terbarukan.

Foto: dok. panitia pameran

LEAVE A REPLY