Seperti Apa Bermeditasi Lewat Ilustrasi?

hiduplah imajinasi raya
Foto: Aprillia Ramadhina 

Mewarnai telah menjadi salah satu cara bermeditasi di kehidupan modern sekarang ini. Tak heran pada tahun 2015 lalu, 6 dari 20 buku terlaris di Amazon adalah buku mewarnai untuk orang dewasa. Di Indonesia juga semakin marak buku mewarnai untuk orang dewasa atau adult coloring book ini ditemukan di toko buku. Kegiatan mewarnai yang pada umumnya menjadi aktivitas anak-anak ternyata dapat membantu menghilangkan stres dan menjadi ajang mengekspresikan diri bagi orang dewasa.

Mewarnai sambil diiringi musik yang menyejukkan yang menemani Anda menggoreskan garis, menumpahkan warna menjadi satu bentuk relaksasi yang melepaskan pikiran-pikiran yang memberatkan. Bagaimana jika mewarnai sambil membaca kalimat-kalimat inspiratif yang menggugah batin Anda? Dijamin meditasi semacam ini mampu membuka potensi kreatif, mengasah imajinasi Anda sekaligus menyadarkan Anda tentang hal-hal yang esensial dalam hidup.

hiduplah imajinasi raya
Contoh isi buku “Hiduplah Imajinasi Raya”. Foto: dok. Wahyu Aditya

Wahyu Aditya, penulis buku “Sila Ke-6 Kreatif Sampai Mati” dan pendiri HelloMotion Academy membuat buku baru berkonsep adult coloring journal yang berjudul “Hiduplah Imajinasi Raya”. Dalam buku ini Anda akan menemukan kalimat-kalimat yang dapat menyadarkan diri tentang kehidupan. Tidak hanya dapat diwarnai, buku ini juga dapat digambar dan dicoret-coret sesuka hati Anda.

Buku ini merupakan kompilasi gambar gambar dari sketchbook yang selalu dibawa oleh Wadit (sapaan akrab Wahyu Aditya), setiap berpergian. Kata-kata bijak dari beragam tokoh yang ada di socmed ditangkap oleh Wadit kemudian diolah dan dieksplorasi.

Dalam #TwitTalkPenulis penerbit Bentang Pustaka mengenai #HiduplahImajinasiRaya yang berlangsung di Twitter, Wadit (@maswaditya) menceritakan tentang proses kreatif membuat buku tersebut. “Ide awal membuatnya adalah sebagai alat jewer saya, sebagai pengingat saya tentang kehidupan.”  ujar creativepreneur yang menciptakan karakter kartun Fun Cican itu.

hiduplah imajinasi raya
Peralatan yang digunakan Wahyu Aditya dalam membuat buku “Hiduplah Imajinasi Raya”. Foto: dok. Wahyu Aditya

Wadit membuat gambar-gambar dalam buku tersebut dimana saja, di kendaraan umum, di saat senggang, sampai ketika menunggu antrean di bank atau ketika menjemput anak sekolah. Peralatan yang dipakai adalah sketchbook ukuran A6, pensil, drawing pen 0.1, penghapus dan handphone.

“Membuat buku yang isinya gambar semua adalah salah satu cita-cita saya dua tahun yang lalu. Tapi saya nggak mau konsepnya komik untuk mewujudkan cita-cita itu. Lalu karena Twitter ketemulah sebuah ide! Idenya pengalihrupaan kalimat inspiratif dari netizen yang saya follow menjadi gambar yang mudah dicerna.” ujar Wadit.

wadit
Salah satu momen di saat Wahyu Aditya membuat gambar di buku “Hiduplah Imajinasi Raya” di kendaraan umum. Foto: dok. Wahyu Aditya

Kata-kata bijak yang bertebaran di dunia maya dari para tokoh dan netizen diserap oleh Wadit, kemudian diolah menjadi gambar inspiratif. Tokoh-tokoh yang kalimatnya dialihrupakan dalam buku ini antara lain Jusuf Kalla, Pablo Picasso, Arman Dhani, Quraish Shihab, Edward Suhadi sampai komika Babe Cabiita dan banyak tokoh lainnya. “Semoga buku ini juga menjadi alat jewer bagi pembaca dan alat untuk berani berekspresi.” harapnya.

LEAVE A REPLY