Shabby Chic dengan 10 Langkah

Belakangan ini, interior bergaya shabby chic semakin popular di banyak rumah di Indonesia. Jangan tertipu karena namanya yang mengandung kata shabby yang berarti lusuh. Interior bergaya ini cenderung terlihat anggun dan feminin. Tidak heran penggemarnya adalah para wanita.

Shabby chic sendiri merupakan gaya interior yang mulai berkembang di Inggris. Gaya ini identik dengan perabot-perabot bergaya Pop-Victorian yang berkesan antik. Selain itu, gaya ini juga identik dengan aksesori interior yang feminin.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan tampilan shabby chic dengan mudah?

1. Berikan sentuhan antik

Furnitur yang digunakan pada ruangan beraya shabby chic kebanyakan adalah furniture yang terlihat usang dimakan waktu. Akan tetapi, Anda juga bisa mendapatkan kesan usang atau shabby tersebut dengan cara mengampelas perabot Anda.

2. Gunakan material kain

Katun dan linen sering digunakan untuk menghias ruangan bergaya shabby chic. Yang paling banyak digunakan adalah kain linen. Material kain ini dapat berupa taplak meja, gorden, sarung bantal dan lain-lain. Jika ingin kain dengan motif, cobalah kain dengan motif bunga-bunga kecil.

3. Putih di atas putih

Anda dapat menggunakan hanya warna putih untuk mendapatkan kesan shabby chic. Akan tetapi, bukan berarti semuanya harus polos. Anda bisa memainkan tekstur. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan tekstur putih di atas putih.

4. Warna lembut

Sudah tahu, kan, chic artinya anggun? Oleh karena itu, pilihlah perabot yang berwarna lembut dan berkesan feminin. Untuk gaya shabby chic, warna yang banyak digunakan adalah putih, merah muda, beige, dan biru muda. Akan tetapi, jangan takut bereksplorasi dengan warna lembut lainnya.

5. Tambahkan chandelier

Anda bisa saja menggunakan chandelier baru maupun bekas. Peran chandelier di sini adalah menambah keanggunan bagi ruangan Anda. Jadi, pilih chandelier dengan bentuk yang tepat!

6. Di taman juga bisa

Di taman, Anda juga bisa menerapkan gaya shabby chic. Untuk tanamannya, mawar adalah yang paling sering digunakan. Akan tetapi, bukan berarti tanaman lain tidak bisa digunakan. Pilih tanaman dengan bunga berwarna lembut. Tambahkan pula perabot luar ruangan yang berkesan vintage dan usang.

7. Peralatan makan vintage di meja makan

Jika Anda mengaplikasikan gaya shabby chic di ruang makan Anda, jangan lupa untuk menggunakan peralatan makan vintage. Piring-piring dengan sentuhan motif bunga-bunga kecil serta peralatan makan dengan gaya Victoria sudah cukup memperkuat suasana.

8. Yang bekas juga bisa digunakan

Selalu ada keindahan di barang-barang bekas. Anda bisa menggunakan kursi-kursi kayu tua, daun pintu atau jendela usang, serta bingkai kayu tua untuk menjadi aksesoris. Pergilah ke toko barang bekas dan bereksplorasilah!

9. Berpikir Kreatif!

Di rumah ada kursi tua yang sudah usang dan rusak? Anda dapat menggunakan kembali kursi ini. Tidak harus selalu menjadi kursi yang diduduki. Anda bisa menjadikannya meja kecil di samping sofa.

10. Apalagi yang bisa ditambahkan?

Untuk elemen dekoratif, selalu ada yang bisa ditambahkan. Contohnya adalah sangkar burung dari besi atau kayu. Berikan warna putih dan sangkar burung siap dipajang.

SHARE
Previous articleSudah Sesuaikah Ukuran Ruang Anda?
Next articleTak Berbatas di Rumah Raul Renanda
Roria Simorangkir
Saat tidak sibuk menulis, ia akan menghabiskan waktunya untuk merajut, lari, dan menikmati film thriller. Penggemar Joko Anwar ini, bercita-cita menaklukkan New York Marathon sebelum berusia 30 tahun.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY