Solusi Untuk Dua Masalah Dinding

masalah-dinding-02

Banyak masalah yang terjadi pada bangunan. Setiap bagiannya memiliki masalahnya sendiri, termasuk dinding. Dua masalah yang sering terjadi pada dinding adalah rembesan air dan retak rambut. Jika Anda mengalaminya di rumah, berikut ini kami paparkan penyebab, solusi, dan pencegahannya.

Dinding Rembes

Masalah ini dapat terjadi karena ada aliran air di balik dinding akibat rembesan air yang berasal dari atap, tanah, kamar mandi, atau retakan di dinding. Rembesan air ini muncul karena komposisi plesteran yang tidak sesuai.

Untuk mencegah ini terjadi lagi, Anda harus membongkar plesteran dinding. Setelah itu, ganti dengan plesteran yang lebih kedap air, yaitu trasram. Komposisi anatara semen, pasir, dan air juga harus tepat, yaitu 1:3:5.

Agar masalah ini tidak terulang lagi, memperhatikan komposisi campuran adukan adalah yang terpenting. Jika masalahnya ada pada kebocoran pipa, perbaikilah saluran air tersebut. Untuk dinding yang bersentuhan langsung dengan air, seperti kamar mandi, gunakan trasram hingga ketinggian dinding 1,5 m. Gunakan juga lapisan waterproofing berbahan dasar air (akrilik).

masalah-dinding-01

Retak Rambut

Retak rambut adalah retakan halus pada dinding dengan ukuran kurang dari 2 mm. Penyebabnya adalah komposisi plesteran yang tidak sesuai dengan standar. Penyebab lainnya adalah pekerjaan plesteran yang dilakukan dalam kondisi panas atau dinding terlalu kering.

Untuk memperbaikinya, Anda harus membersihkan cat di sekitar retakan hingga plesteran terlihat. Setelah itu, Anda dapat menggunakan cement filler untuk mengisi retak rambut tersebut. Setelah kering, ampelas permukaan hingga halus agar tambalan tidak terlihat. Yang terakhir adalah lakukan pengecatan ulang.

Agar retak rambut tidak terjadi, pada saat pemasangan plester, basahi dahulu permukaan dinding. Pada saat proses pengecata, gunakan cat yang memiliki elastisitas yang tinggi sehingga tidak mudah retak atau terkelupas.

LEAVE A REPLY