Sudut-sudut yang Cantik

Bangunan dua lantai berarsitektur modern dengan sentuhan tropis milik keluarga Debby Febriani Siregar ini terlihat anggun di sebuah kaveling dengan luas 650 m² yang berada di sudut jalan. Ruang terbuka yang dimanfaatkan untuk taman berada di sekeliling muka rumah yang memanjang mengikuti lekukan bangunan berbentuk huruf L. Selain itu, area bahu jalan diantara jalan dan pagar turut dikreasikan menjadi sebuah taman.

Pagar rendah yang mengelilingi bangunan berbentuk huruf L, disamarkan oleh tanaman pada kedua sisinya. Bagian tepian atasnya dibentuk menjadi bak tanaman yang diisi dengan tanaman samba dara yang memiliki karakter daun menjuntai. Beberapa pohon tinggi seperti mahoni, angsana, palem sadeng dan tabebuya ditanam di luar pagar untuk meneduhi sebagian area pada taman depan. Bahu jalan selebar dua meter juga dimanfaatkan sebagai taman yang menyatu dengan taman di bagian dalam.

Untuk memberikan efek dinamis, permukaan tanahnya dirancang berkontur dan meninggi ke arah pagar. Cara ini juga lebih efektif menyamarkan fisik pagar dengan maksimal. Tanaman ditata dalam komposisi semiformal, berlekuk dan bergelombang agar terlihat lebih “luwes” dan alami. Tanaman yang berkarakter halus dengan daun yang bertekstur lembut dan berukuran kecil, dikombinasikan dengan tanaman yang memiliki daun besar berbentuk pedang dan berkesan tegas.

Kaveling yang berada di halaman belakang merupakan area pengembangan yang dibeli kemudian dari penduduk sekitar. Namun, permukaan kaveling tersebut berada satu meter lebih tinggi dari permukaan rumah dan memiliki bentuk bukan persegi yaitu bentuk trapesium. Area ini dikembangkan menjadi taman belakang dan kolam renang untuk melengkapi fasilitas keluarga ketika beraktivitas di ruang luar. Keberadaan ruang terbuka ini juga menjadi “kantung” yang mengalirkan udara ke dalam ruang dan memaksimalkan pencahayaan alami pada siang hari, sehingga ruang-ruang dalam terasa lebih sehat dan nyaman.

Perbedaan tinggi permukaan tanah yang mencolok disiasati dengan membuat kolam renang bersistem overflow dengan tepian kolam yang dapat mengalirkan “tumpahan” air sampai jatuh ke dalam kolam ikan yang berada di level lebih rendah sejajar dengan teras rumah. Kolam renang berbentuk menyerupai bentuk kacang (bean shape) yang mendominasi hampir seluruh area datar pada taman belakang. Keteduhan kanopi pohon kelapa dan payung yang ditempatkan menggantung menjadi pelengkap dari area beristirahat ini.

Desainer dengan jeli mengolah dinding pembatas kaveling ke arah taman belakang dengan elemen dekoratif dan taman. Contohnya pada dinding yang berseberangan dengan living room, ditutup dengan gebyok berukir lengkap dengan kanopi beratap genteng yang menutupinya. Visualisasi ini memberikan kesan bahwa terdapat ruang di balik pintu seolah-olah dinding tersebut bukan sebagai batas akhir dari halaman belakang. Adapun dinding yang bersikuan dengan gebyok tersebut ditutup dengan tanaman merambat Ficus yang merupakan latar belakang hijau dari semak di sisi muka.

Liputan dan artikel lain tentang arsitektur, interior, taman dan lingkungan dapat Anda nikmati di Majalah Griya Asri.

Anda bisa mendapatkan Majalah Griya Asri di toko buku atau kios majalah terdekat. Untuk berlangganan Majalah Griya Asri secara langsung, silakan mengikuti prosedur berlangganan.

Lokasi: Kediaman Keluarga Debby Febriani Siregar. Taman Puri Bintaro – Tangerang
Lanskap: Nurdin dari GonKu Nursery
Penulis: Viva Rahwidhiyasa
Fotografer: Ahkamul Hakim

LEAVE A REPLY