Tahapan Memasang Panel Surya di Rumah

Tahapan Memasang Panel Surya di Rumah

Panel surya kini mulai banyak digunakan untuk bangunan, tidak terkecuali rumah tinggal. Meskipun mahal, tidak bisa dipungkiri panel surya memberikan banyak manfaat. Selain menyediakan akses terhadap listrik melalui energi matahari, panel surya memberikan dampak panjang yang menguntungkan bagi rumah, seperti biaya listrik yang menurun. Selain itu, tentu saja penggunaan panel surya baik untuk lingkungan.

Tahapan Memasang Panel Surya di Rumah

Meski begitu, belum banyak orang yang mengetahui tahapan untuk memasang panel surya di rumah. Hal ini sebanding dengan belum banyaknya orang yang menggunakannya. Paling mudah, Anda dapat belajar melalui orang yang lebih dahulu memanfaatkan panel surya, seperti Andoko Aribowo. Pria yang bekerja di bidang perminyakan ini sudah memanfaatkan produksi panel surya untuk mengaliri listrik di dalam dan luar rumahnya.

Panel surya di rumahnya juga telah diintegrasikan dengan sistem smart grid, baterai, dan daya dari PLN hingga bisa mengurangi tagihan listrik setiap bulannya. Sebelumnya, pria yang disapa Ari ini menjelaskan bahwa dia memulai dengan langkah yang salah, “Dahulu saya terlalu bersemangat, saya beli panelnya dulu, segala macam dibeli,” ujarnya. Dia juga menuturkan bahwa berbagai pengalaman ini bisa saling dibagi untuk hasil yang lebih efektif.

Tahapan Memasang Panel Surya di Rumah

Karena itu, Ari memberi tipsnya bila Anda ingin memulai untuk menggunakan panel surya di rumah. “Pertama kali, survei dan lihat posisi rumah terhadap orientasi matahari. Kedua, hitung pemakaian listrik di rumah, apa saja yang dipakai, paling mudah melihatnya melalui tagihan PLN. Kita bisa mengekstrak dari sana. Kemudian, ketahui daya yang dipakai dari PLN, bisa melihat MCB-nya atau double check ke PLN.”

Berangkat dari survei tersebut, menurutnya Anda bisa memperkirakan seberapa banyak yang ingin dihemat. “Kita bicara bukan detailnya, tapi big picture rumah. Pemakaian sebulan berapa, mau potong berapa, atau dia ingin 100 persen hingga tinggal abodemennya saja? Dari sana kita bisa menghitung,” tutur Ari.

Tahapan Memasang Panel Surya di Rumah

Setelah itu, buat pengajuan ke PLN untuk pemasangan meter ekspor dan impor. “Meteran ini prosesnya bisa memakan waktu 4 bulan, dari proses pengajuan sampai dipasang. Bisa dibilang, kita beli meteran itu, kita tukar dengan meteran lama, entah itu token atau pascabayar dengan meteran ekspor impor,” ujar Ari. Setelah meteran tersebut berjalan, panel surya dapat dipasang. “Kalau tidak seperti itu, produksi listrik bisa terbuang.” Ari juga menyarankan sebaiknya gunakan panel surya 50 persen dari kapasitas yang dibutuhkan, “Kalau kita butuh 1.000, tetapi hanya pasang 100 tidak terasa hasilnya, dampak nyatanya tidak terlihat. Kalau mau seperti itu, sebaiknya pakai sistem AC/DC sampai nyaman dan tahu performance-nya.”

Kemudian, panel surya bisa diintegrasikan dengan sistem. Terakhir, Ari menyarankan untuk memperkirakan jumlah baterai yang diinginkan. Dengan menggunakan baterai, kelebihan produksi panel surya bisa disimpan dan digunakan saat malam hari. “Hampir 50 persen dari komponen sistem ini yang paling mahal baterainya. Karena saya menggunakan, saya bisa tahu dan saya merekomendasikan sebaiknya kalau mau pakai back up tidak perlu banyak-banyak. Minimal listrik PLN mati, lampu tetap menyala, tidak perlu AC dan lain-lain. Karena kalau lampu mati saat malam, rasa keamanan dan kenyamanan juga pasti berkurang.” [Baca juga: Mewujudkan Konsep Rumah Ramah Lingkungan]

Foto: Dok. Andoko Aribowo, Ahkamul Hakim

2 COMMENTS

  1. Apakah bisa mendapatkan email bpk Andoko Aribowo ..mengenai solar energy. Ingin diskusi mengenai net meter. Saya juga sdg proses pengajuan ke pln . Pingin tau apaka PV single phase tetep bisa export energy ke system net meter pln yg 3 phase

LEAVE A REPLY