Tips Agar Rumah ‘Bermandikan’ Cahaya Alami

Salah satu parameter sebuah rumah dikatakan sehat adalah apabila cahaya alami dapat memasuki sebagian besar ruang di dalam rumah. Selain untuk memberi manfaat langsung kepada kesehatan tubuh, cahaya matahari juga dapat membunuh kuman penyakit, termasuk membersihkan udara di dalam rumah.

Dengan perantaraan cahaya (baik cahaya alami maupun cahaya buatan), mata kita bisa melihat benda di sekeliling kita. Sebaliknya, rumah atau area rumah yang cenderung gelap dan tidak mendapat cahaya matahari, akan terasa tidak sehat dan udara pun terasa pengap. Upayakan setiap ruangan memiliki bukaan sehingga Anda tak perlu lagi menyalakan lampu di siang hari.

Bukaan pada sebuah bangunan bisa melalui jendela, pintu berlapis kaca, skylight, glass block, dan rooster. Biarkanlah cahaya alami masuk dengan maksimal sampai ke semua sudut ruang.

Tips Agar Rumah Berlimpah Cahaya

  • Membuat skylight atau bukaan pada atap merupakan solusi yang tepat untuk menciptakan rumah ‘bermandikan’ cahaya matahari. Skylight sebaiknya ditempatkan pada ruang-ruang yang rentan lembab seperti kamar mandi, dapur atau ruang servis.
  • Cermin bisa membantu merefleksikan cahaya yang masuk ke dalam rumah dan menyebar ke area lainnya. Tempatlah cermin berhadapan dengan jendela atau pintu berkaca. Itulah sebabnya, rumah kecil perlu diberi cermin agar terlihat lebih luas dan lebih terang.
  • Rooster selain bisa meneruskan cahaya matahari juga bisa meneruskan udara dari kedua arah. Material ini baik digunakan sebagai pembatas dinding yang tidak memungkinkan ditempatkan jendela di sana.
  • Glass block hanya meneruskan cahaya tetapi tidak meneruskan udara karena dinding tertutup secara masif. Bahan ini bisa diaplikasikan pada atap berbentuk deck (roof deck) sehingga bisa meneruskan cahaya tetapi tetap tidak menyebabkan bocor.

LEAVE A REPLY